Rifky Tambah Perak pada Final Ketiga Para Renang Asian Para Games 2026
Fukushimask.com – Maulana Rifky Yavianda kembali mempersembahkan medali untuk Indonesia setelah finis kedua pada nomor 100 meter gaya bebas putra klasifikasi S13 di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Tampil di Nagoya City General Gymnasium, Nagoya, Jepang, Kamis, perenang berusia 24 tahun itu meraih perak dalam final ketiganya pada ajang tersebut.
Rifky membukukan waktu 25,51 detik untuk mengamankan posisi kedua. Hasil itu melengkapi koleksi medali yang telah ia raih sebelumnya, yakni dua emas dari nomor 100 meter gaya bebas putra S12 serta 100 meter gaya punggung putra S12.
Dengan tiga medali dari tiga final yang dijalani, Rifky menjadi salah satu atlet Indonesia yang konsisten bersaing di lintasan para renang Aichi-Nagoya 2026. Tambahan perak tersebut juga memperbesar perolehan medali kontingen Indonesia pada pesta olahraga multicabang bagi atlet penyandang disabilitas terbesar di Asia itu.
Persaingan Ketat di Lintasan Lima
Pada final nomor S13, Rifky berenang dari lintasan kelima dan mencatatkan reaksi старт 0,68 detik. Ia harus menghadapi tujuh peserta lain dari sejumlah negara Asia, termasuk Uzbekistan, India, Kazakhstan, Singapura, Iran, dan Taiwan.
Medali emas menjadi milik perenang Uzbekistan, Egor Bolotov, yang mencatat waktu 24,39 detik. Rifky berselisih 1,12 detik dari Bolotov dalam perlombaan tersebut.
Posisi ketiga ditempati Ravi Karthik Budigina dari India. Ia mengakhiri lomba dengan waktu 25,89 detik dan memperoleh perunggu. Catatan Budigina terpaut 1,50 detik dari Bolotov, sekaligus berada 0,38 detik di belakang Rifky.
Selisih waktu di antara para peraih medali memperlihatkan ketatnya kompetisi pada nomor ini. Rifky mampu menjaga posisinya di kelompok terdepan hingga memastikan tempat di podium kedua.
Rifky mencatatkan waktu 25,51 detik untuk merebut medali perak pada nomor 100 meter gaya bebas putra klasifikasi S13.
Tiga Medali dari Tiga Final
Perak di nomor S13 memiliki arti penting karena menjadi medali ketiga Rifky selama tampil di Aichi-Nagoya 2026. Sebelum turun pada final tersebut, ia telah terlebih dahulu meraih dua medali emas dari klasifikasi S12.
Prestasi itu menunjukkan bahwa Rifky mampu menuntaskan seluruh final yang dijalaninya dengan raihan podium. Pada 100 meter gaya bebas putra S12, ia memperoleh emas, lalu kembali menjadi yang terbaik pada 100 meter gaya punggung putra S12.
Penampilannya pada nomor S13 kemudian menghadirkan tantangan berbeda dengan komposisi peserta yang berasal dari berbagai negara. Meski tidak kembali menjadi juara, Rifky tetap menunjukkan kemampuan bersaing dengan meraih posisi kedua.
Keberhasilan menambah perak juga memperkuat kontribusinya terhadap pencapaian tim Indonesia di cabang para renang. Setiap hasil podium memiliki nilai penting dalam perhitungan perolehan medali kontingen di ajang multicabang tersebut.
Hasil Peserta Lain
Di luar tiga peraih medali, Viktor Volkov dari Kazakhstan menyelesaikan lomba di urutan keempat dengan waktu 26,21 detik. Perenang Singapura, Zhi Wei Wong, berada setelahnya dengan catatan 26,55 detik.
Persaingan yang melibatkan atlet dari enam negara memperlihatkan luasnya kekuatan para renang di kawasan Asia. Dalam situasi tersebut, finis kedua Rifky menempatkan Indonesia di antara negara-negara yang mampu tampil kompetitif pada final nomor tersebut.
Keikutsertaan atlet dari Uzbekistan, India, Kazakhstan, Singapura, Iran, Taiwan, dan Indonesia menjadikan perlombaan ini sebagai arena dengan variasi peserta yang besar. Rifky berhasil melewati sebagian besar pesaingnya untuk naik ke podium perak.
Tambahan Penting bagi Indonesia
Asian Para Games menjadi panggung persaingan olahraga bagi atlet penyandang disabilitas dari berbagai negara Asia. Cabang para renang termasuk salah satu disiplin yang menghadirkan banyak nomor dan klasifikasi, sehingga ketepatan persiapan serta konsistensi penampilan sangat menentukan hasil akhir.
Bagi Indonesia, medali dari Rifky menambah catatan positif di kolam renang Nagoya. Dua emas dan satu perak yang telah dikoleksinya memperlihatkan hasil nyata dari penampilannya pada tiga nomor final.
Raihan tersebut juga memberi gambaran bahwa atlet Indonesia dapat menghadapi persaingan dari perenang-perenang Asia yang mencatatkan waktu kompetitif. Rifky kini telah menyelesaikan tiga finalnya dengan hasil maksimal berupa tiga medali.
Dengan medali perak pada nomor 100 meter gaya bebas putra S13, perjalanan Rifky di Aichi-Nagoya 2026 tercatat semakin lengkap. Dari dua kemenangan di nomor S12 hingga podium kedua pada nomor S13, ia menjadi penyumbang medali penting bagi kontingen Indonesia di Nagoya.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Setelah dua emas Rifky tuntaskan final?
Setelah dua emas Rifky tuntaskan final is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Setelah dua emas Rifky tuntaskan final matter?
Setelah dua emas Rifky tuntaskan final matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

