Pertamina Patra Niaga percepat pemulihan suplai BBM dan LPG di Flores

2 months ago  ·  3 min read
By Daniel Johnson - fukushimask.com
khrisna-edit-1786893621-edf79fb32d

Fukushimask.com – Pertamina Patra Niaga percepat pemulihan suplai bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, sebagai respons langsung terhadap dampak gempa bumi yang mengguncang kawasan tersebut pada Sabtu (15/8/2026). Langkah percepatan ini mencakup perbaikan sarana distribusi, penguatan jalur pasokan, serta aktivasi skema alih suplai dari terminal-terminal terdekat. Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan dalam keterangannya di Jakarta pada Minggu bahwa perusahaan terus bergerak memastikan kebutuhan energi masyarakat Flores tetap terpenuhi meski infrastruktur darat mengalami kerusakan signifikan.

Pemulihan Infrastruktur Energi di Flores Pasca-Gempa

Sesaat setelah gempa terjadi, tim operasional Pertamina Patra Niaga melakukan asesmen cepat terhadap seluruh titik distribusi energi di Flores. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa enam terminal BBM atau fuel terminal (FT) telah kembali beroperasi penuh dan menjalankan suplai serta distribusi energi secara normal. Sementara itu, tiga FT lainnya masih dalam tahap persiapan penyaluran karena akses jalan yang menghubungkan lokasi tersebut terdampak longsor dan belum dapat dilalui kendaraan pengangkut bahan bakar.

“Kami terus bergerak melakukan penanganan dampak gempa bumi yang melanda wilayah Flores, sekaligus memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi melalui pemulihan sarana dan fasilitas energi, penguatan distribusi, hingga skema alih suplai.” — Kitty Andhora, VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga

Di tingkat ritel, pemulihan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menunjukkan tren positif. Dari total 52 SPBU yang tersebar di wilayah Flores, sebanyak 35 unit kini telah beroperasi kembali, artinya terdapat penambahan tiga SPBU yang berhasil dipulihkan dalam hitungan jam pasca-gempa. Sisanya, yakni 17 SPBU, masih menjalani proses pemulihan bertahap. Keterlambatan pada titik-titik tersebut disebabkan oleh beberapa faktor: mitra operasional dan tenaga teknis masih terfokus pada evakuasi warga serta penanganan darurat, sementara sejumlah lokasi menghadapi kendala pasokan listrik, gangguan jaringan komunikasi, serta kerusakan fisik pada sarana pengisian.

Alih Suplai dan Distribusi Alternatif

Untuk menutupi kekurangan sementara akibat SPBU yang belum pulih, Pertamina Patra Niaga mengaktifkan mekanisme alih suplai dari empat terminal BBM terdekat: FT Labuan Bajo, FT Bima, FT Ende, dan FT Maumere. Selain jalur darat, perusahaan juga mengerahkan moda transportasi laut guna memperkuat pasokan ke wilayah-wilayah pesisir Flores yang akses daratnya masih terputus oleh longsor atau kerusakan jembatan. Pendekatan ganda ini bertujuan agar jarak tempuh bahan bakar dari titik distribusi ke konsumen tidak melampaui ambang waktu yang dapat memicu kelangkaan lokal.

Pertamina Patra Niaga percepat pemulihan juga mencakup koordinasi lintas divisi, mulai dari logistik hulu hingga layanan pelanggan hilir. Setiap terminal yang telah beroperasi menjalankan jadwal pengiriman dipercepat untuk mengantisipasi lonjakan permintaan di wilayah terdampak. Pemantauan kondisi jalan dan cuaca dilakukan secara berkala agar armada pengangkut dapat menyesuaikan rute tanpa mengorbankan keselamatan awak kendaraan.

FAQ: Informasi Praktis untuk Masyarakat Flores

Berapa banyak SPBU yang sudah kembali beroperasi di Flores? Saat ini 35 dari total 52 SPBU telah berfungsi normal. Tujuh belas unit lainnya masih dalam tahap pemulihan bertahap dan diperkirakan akan menyusul seiring perbaikan infrastruktur pendukung.

Apa yang harus dilakukan jika SPBU terdekat belum buka? Masyarakat dapat memanfaatkan SPBU lain yang sudah beroperasi atau menunggu distribusi keliling dari terminal BBM terdekat. Pertamina Patra Niaga juga mengalihkan suplai melalui jalur laut untuk wilayah pesisir yang akses daratnya terputus, sehingga pasokan tetap mengalir meski jalan utama belum diperbaiki.

Kapan seluruh infrastruktur energi di Flores diproyeksikan pulih? Waktu pemulihan bergantung pada kecepatan perbaikan jalan yang terdampak longsor serta ketersediaan listrik dan komunikasi di tiap titik. Pertamina Patra Niaga percepat pemulihan dengan mengutamakan terminal dan SPBU yang melayani volume konsumen terbesar terlebih dahulu, kemudian memperluas cakupan secara bertahap.

Apakah distribusi LPG juga termasuk dalam program percepatan ini? Ya. Selain BBM, suplai LPG turut menjadi prioritas pemulihan. Terminal-terminal yang telah aktif menjalankan pengiriman LPG ke agen dan pangkalan di Flores guna memastikan kebutuhan memasak dan energi rumah tangga tidak terganggu.

More from this category

permintaan-perbaikan-pasar-modal-2886117

MSCI dan alarm pasar modal Indonesia

Jakarta - Jumat (16/10) sore itu, grup WhatsApp keluarga saya mendadak ramai. Bukan membahas rencana liburan, melainkan kabar Indeks Harga Saham Gabungan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *