Bisnis

Solution For: Pertamina pastikan distribusi BBM di Sulawesi Tengah lancar usai gempa

Pertamina Pastikan Distribusi BBM di Sulawesi Tengah Lancar Pasca Gempa Solution For Pertamina menegaskan bahwa distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji

Desk Bisnis
Published June 16, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Pertamina Pastikan Distribusi BBM di Sulawesi Tengah Lancar Pasca Gempa

Solution For Pertamina menegaskan bahwa distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di Sulawesi Tengah tetap berjalan lancar meski wilayah tersebut mengalami gempa bumi berkekuatan 6,7 skala Richter. Dengan persiapan matang dan koordinasi intensif, perusahaan energi nasional ini berkomitmen untuk menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat. Dalam pernyataan resmi yang diterima di Palu, Selasa, Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Made Bilan Asasia, mengungkapkan bahwa semua titik pengisian bahan bakar umum (SPBU) serta unit distribusi BBM beroperasi normal. “Kami terus memantau situasi di lapangan dan hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan infrastruktur atau hambatan operasional yang menyebabkan pengurangan pasokan,” jelasnya.

Strategi Pengelolaan Pasokan BBM Pasca Gempa

Setelah gempa mengguncang Sulawesi Tengah, Pertamina langsung mengambil langkah-langkah pencegahan untuk memastikan kelancaran distribusi bahan bakar. Dengan memperkuat sistem pengawasan, perusahaan ini memastikan stok BBM dan elpiji tetap terjaga optimal. “Kami menegaskan bahwa persediaan bahan bakar telah dipersiapkan secara merata untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari,” tambah Made Bilan. Selain itu, Pertamina juga memastikan bahwa seluruh fasilitas distribusi, termasuk terminal BBM dan pusat penyimpanan elpiji, diperiksa secara berkala untuk menghindari risiko gangguan operasional.

“Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dilakukan secara aktif agar kondisi lapangan tetap terpantau secara real-time,” ujar Made Bilan. Dengan adanya solusi darurat yang siap dijalankan, Pertamina bertujuan agar masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan energi, terutama dalam situasi darurat seperti gempa. Pihaknya juga mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru dalam membeli bahan bakar secara berlebihan.

Kesiapan dan Kewaspadaan dalam Situasi Kedaruratan

Dalam menjaga kelancaran distribusi BBM, Pertamina melibatkan tim khusus yang fokus pada penanganan situasi darurat. “Kami meningkatkan kewaspadaan di semua unit distribusi guna memastikan operasional tetap optimal, bahkan saat kondisi geografis mengalami perubahan,” kata Lilik Hardiyanto, Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Langkah ini mencakup pengecekan rutin terhadap fasilitas, serta penggunaan sistem komunikasi terpadu untuk mengantisipasi potensi gempa susulan. Pertamina juga terus memantau ketersediaan stok BBM di area rawan dan memastikan kebutuhan warga terpenuhi secara cepat.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan optimis bahwa pasokan energi akan terjaga dengan baik. Seluruh sumber daya manusia dan fasilitas Pertamina telah dipersiapkan untuk menghadapi situasi kritis,” imbuh Lilik. Pihaknya menegaskan bahwa layanan Pertamina Contact Center (PCC) 135 tetap siap melayani kebutuhan informasi selama 24 jam, baik melalui telepon maupun platform digital. Dengan adanya solusi darurat ini, Pertamina berupaya meminimalkan dampak gempa terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.

Pertamina juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memastikan bahwa informasi kegempaan diberikan secara tepat waktu. “Masyarakat dianjurkan mengikuti arahan dari pihak berwenang agar tidak panik dan tetap fokus pada kebutuhan harian,” kata Lilik. Dengan memadukan data dari BMKG dan pengalaman operasional di lapangan, Pertamina memastikan bahwa rencana distribusi bahan bakar tetap efektif, bahkan dalam situasi kritis.

Sebagai bagian dari solusi darurat, Pertamina melakukan evaluasi terhadap jaringan distribusi BBM setelah gempa. “Kami memperkuat sistem logistik untuk memastikan setiap wilayah mendapatkan pasokan energi secara merata,” jelas Made Bilan. Langkah ini melibatkan pemantauan intensif terhadap jaringan transportasi dan distribusi, serta peningkatan kapasitas stok bahan bakar di area rawan. Dengan kesiapan ini, Pertamina memastikan bahwa distribusi BBM tidak terganggu meski ada potensi perubahan kondisi geografis.

Koordinasi dengan pemda dan lembaga terkait menjadi salah satu prioritas utama Pertamina pasca gempa. “Kami bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk memastikan respons cepat dalam menghadapi situasi darurat,” kata Lilik. Selain itu, Pertamina juga memperkenalkan sistem digital yang memudahkan masyarakat mengakses informasi terkini mengenai distribusi BBM. “Solusi For ini berupa upaya menyeluruh untuk menjaga ketersediaan bahan bakar dan menjaga stabilitas kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Langkah-langkah yang diambil Pertamina mencerminkan komitmen perusahaan untuk menjadi bagian dari solusi darurat bersama masyarakat Sulawesi Tengah. Dengan memastikan distribusi BBM dan elpiji tetap lancar, Pertamina berharap masyarakat dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari tanpa hambatan. “Kami yakin bahwa dengan persiapan yang matang, ketersediaan energi akan terjaga optimal meskipun ada kejadian alam seperti gempa,” pungkas Lilik. Solusi For ini diharapkan menjadi contoh terbaik dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.

Leave a Comment