Yang Dibahas: KAI: Penumpang Siantar Ekspres tumbuh 17 persen di triwulan I 2026
KAI: Penumpang Siantar Ekspres tumbuh 17 persen di triwulan I 2026
Menurut laporan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara, jumlah penumpang yang menggunakan layanan Kereta Api Siantar Ekspres pada rute Medan–Pematangsiantar meningkat signifikan selama tiga bulan pertama tahun 2026. Angka penumpang mencapai 135.687 orang, naik 17% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, yaitu 116.355 orang.
“Pertumbuhan tersebut menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi umum kereta api sebagai sarana utama mobilitas,” tutur Anwar Yuli Prastyo, Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, saat memberikan pernyataan di Medan, Sabtu.
Berkurangnya minat masyarakat terhadap transportasi darat tidak terlepas dari program dukungan Public Service Obligation (PSO) yang diberikan pemerintah. Subsidi tiket untuk KA Siantar Ekspres memungkinkan tarif menjadi lebih terjangkau bagi semua kalangan, sehingga layanan berkualitas tetap bisa diakses dengan biaya efisien.
“Dengan adanya subsidi, masyarakat bisa menggunakan kereta api untuk bepergian antarwilayah tanpa merasa terbebani biaya. Ini menjadikan KA Siantar Ekspres sebagai alternatif utama dalam kebutuhan transportasi sehari-hari,” ujar Anwar.
Dalam triwulan I 2026, rata-rata KA Siantar Ekspres melayani 1.508 penumpang per hari. Angka ini mencapai 119% dari kapasitas harian yang tersedia, sebanyak 1.272 kursi. Data tersebut menegaskan bahwa layanan ini kini tidak hanya dipakai untuk kebutuhan sementara, tetapi menjadi pilihan utama warga setiap hari.
Jalur KA Siantar Ekspres menghubungkan enam area strategis, meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Simalungun, dan Kota Pematangsiantar. Adanya empat jadwal keberangkatan harian, ditambah harga tiket Rp 22.000, membuat perjalanan antarwilayah lebih efisien dibandingkan kendaraan pribadi. Hal ini selaras dengan inisiatif pemerintah dalam mengurangi kemacetan jalan raya dan menekan penggunaan energi.
KAI menyebutkan KA Siantar Ekspres juga memainkan peran penting dalam mendukung wisatawan yang ingin berlibur ke Danau Toba. Stasiun Siantar menjadi titik awal menuju Parapat, gerbang utama ke kawasan wisata tersebut, serta akses ke Pulau Samosir melalui Pelabuhan Ajibata atau Tigaras. Jadwal keberangkatan dari Medan pada 11.45 WIB dan 20.30 WIB, serta dari Pematangsiantar pada 07.10 WIB dan 15.35 WIB, memastikan ketersediaan transportasi sepanjang hari.
Dengan fleksibilitas waktu dan koneksi yang luas, KAI berharap kereta api semakin menjadi solusi utama bagi mobilitas sehari-hari yang aman dan nyaman. KA Siantar Ekspres bukan hanya mendorong pariwisata, tetapi juga menjembatani titik-titik ekonomi di Sumatera Utara.
