Yang Terjadi Saat: Bunga bangkai mekar di Agam jadi daya tarik wisatawan mancanegara

Bunga Bangkai di Agam Jadi Daya Tarik Wisatawan Asing

Di Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, bunga bangkai jenis Amorphopallus titanum kini berbunga sempurna, menarik perhatian wisatawan asing yang ingin melihat langsung kejadian langka tersebut. Joni Hartono, seorang pegiat wisata dari Palupuh, mengungkapkan di Lubuk Basung, Minggu, bahwa bunga ini sedang dalam kondisi puncak bunga dan akan layu dalam beberapa hari ke depan.

“Sejumlah wisatawan dari Malaysia, Rusia, dan Prancis telah datang ke lokasi ini untuk melihat keindahan bunga bangkai tersebut,” kata Joni.

Bunga langka ini menjadi pusat perhatian karena siklus berbunga yang hanya terjadi beberapa hari sebelum membusuk. Sebelumnya, bunga Amorphopallus titanum juga pernah berbunga di Padang Hijau, tidak jauh dari lokasi saat ini, pada akhir Maret 2026. Lokasi tersebut dikunjungi wisatawan dari Ceko, Slovenia, Inggris, serta Amerika Serikat.

Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, Ade Putra, menyebutkan bahwa bunga bangkai tersebut termasuk dalam spesies yang dilindungi Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990, sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Bunga ini memiliki nilai konservasi tinggi, sehingga tidak boleh dirusak oleh pengunjung,” ujarnya.

Menurut Ade, keberadaan bunga ini tidak hanya menarik minat wisatawan mancanegara, tetapi juga menjadi pembicaraan hangat di kalangan pecinta alam. Pemrosesan promosi oleh Joni telah mempercepat jumlah pengunjung ke dua lokasi bunga, menciptakan momentum wisata alam yang memikat.