Strategi Penting: Menteri Dody pastikan tak akan negosiasi soal efisiensi Rp12,7 triliun
Menteri Dody pastikan tak akan negosiasi soal efisiensi Rp12,7 triliun
Jakarta, Sabtu
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa negosiasi terhadap kebijakan efisiensi anggaran sebesar Rp12,7 triliun tidak akan dilakukan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ia berpendapat bahwa langkah ini telah dipertimbangkan secara matang, sehingga tidak perlu ada upaya penyesuaian lebih lanjut.
“Negosiasi itu tidak perlu. Menurut saya, tidak ada masalah dengan langkah efisiensi ini. Tidak usah negosiasi, ya?,” ujar Dody dalam pernyataannya di Jakarta, Sabtu.
Dody menilai, kebijakan efisiensi yang diambil pemerintah didasari pertimbangan yang cukup solid. Sebagai pembantu presiden, ia memutuskan untuk melaksanakan kebijakan ini secara penuh dan bertanggung jawab.
“Pengalaman di tahun 2025 menunjukkan bahwa implementasi kebijakan ini bisa dilakukan dengan mudah, menurutnya.”
Dody juga menegaskan bahwa seluruh direktur jenderal di Kementerian Pekerjaan Umum memiliki kemampuan dan pengalaman yang kuat dalam mengelola berbagai program, sehingga bisa menyesuaikan strategi pembangunan secara efektif. Dengan kemampuan tersebut, kementerian dapat menyesuaikan berbagai program secara fleksibel, termasuk mengalihkan fokus ke pembangunan infrastruktur yang berbasis masyarakat, yang dianggap lebih langsung memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Dody mengatakan, jajaran direktur jenderal di kementerian ini sangat berpengalaman. Mereka mampu memodifikasi pendekatan kerja sesuai kebutuhan, termasuk mengalihkan prioritas ke proyek infrastruktur yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Dody menyetujui bahwa pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat tetap menjadi prioritas utama, karena dapat memberikan harapan dan manfaat ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah di tengah kondisi ekonomi yang sedang berlangsung.
