The Weeknd Tutup Dua Malam Pertunjukan di Jakarta dengan Kejutan Lagu
Fukushimask.com – Suasana Jakarta International Stadium (JIS) kembali dipenuhi energi pada Minggu malam ketika The Weeknd melanjutkan rangkaian After Hours Til Dawn Tour. Konser kedua di Jakarta itu menjadi kesempatan bagi penyanyi Kanada tersebut untuk mengajak penonton menciptakan kemeriahan yang berbeda dari malam pembukaannya.
Di hadapan penggemar, pemilik nama Abel Tesfaye itu menandai arti penting penampilan tersebut dalam perjalanan turnya di Indonesia. Jakarta menjadi salah satu persinggahan dalam tur global yang telah berlangsung sejak 2022 dan mengusung materi dari tiga album: After Hours yang dirilis pada 2020, Dawn FM pada 2022, serta Hurry Up Tomorrow pada 2025.
“Selamat datang di After Hours Til Dawn Tour. Ini putaran terakhir di Indonesia dan kita berada di malam kedua di Jakarta,” kata The Weeknd sebelum melanjutkan penampilannya.
Ajakan Membandingkan Energi Dua Malam Konser
The Weeknd tidak hanya tampil membawakan repertoar lagunya, tetapi juga membangun percakapan langsung dengan penonton. Ia mengingat kembali respons penggemar pada pertunjukan pertama dan menggambarkan bagaimana mereka ikut bernyanyi, menari, serta melompat sepanjang konser.
“Jakarta malam pertama sangat meriah. Mereka menari, bernyanyi, dan melompat,” ujarnya.
Ucapan itu kemudian diikuti tantangan bagi penonton malam kedua. Ia ingin melihat apakah atmosfer pada Minggu malam dapat menyamai, bahkan melampaui, euforia yang tercipta sehari sebelumnya. Interaksi semacam ini membuat masing-masing malam konser memiliki karakter sendiri, meskipun berada dalam rangkaian produksi panggung yang sama.
“Apakah Jakarta malam kedua akan lebih seru daripada Jakarta malam pertama? Saya ingin mengetahuinya!” katanya.
Sambutan selama dua hari di ibu kota juga meninggalkan kesan kuat bagi The Weeknd. Penampilan ini menjadi pengalaman pertamanya berada di Jakarta, dan ia menyampaikan apresiasi kepada audiens yang hadir selama pekan tersebut.
“Kalian membuat saya jatuh cinta kepada kalian minggu ini. Kalian benar-benar membuat saya jatuh cinta kepada kota ini. Ini pertama kalinya saya berada di sini,” katanya.
Panggung Futuristik dan Pembuka yang Dramatis
Malam kedua dimulai dengan “Baptized in Fear”. Lagu pembuka itu hadir bersama elemen visual berupa patung besar yang berputar, sementara laser hijau membelah area panggung. Kombinasi tersebut langsung membentuk nuansa teatrikal dan futuristik yang menjadi bagian penting dari pertunjukan.
The Weeknd kemudian muncul memakai mantel kulit panjang serta topeng berwarna perak. Bagian mata pada topeng itu menyala, menambah kesan misterius pada penampilannya. Di sekelilingnya, para penari latar menggunakan jubah merah dan topeng emas, menghadirkan kontras warna yang kuat dengan tata cahaya panggung.
Perubahan suasana terus terasa ketika “Wake Me Up” dibawakan. Laser merah mengambil peran dominan, sedangkan para penari membentuk lingkaran di sekitar patung. Formasi tersebut mempertegas bahwa konser ini tidak hanya berpusat pada vokal dan lagu, melainkan juga pada narasi visual yang dirancang mengikuti perubahan atmosfer setiap bagian pertunjukan.
Bagi penonton, susunan visual semacam itu membantu memberi konteks baru pada lagu-lagu yang telah dikenal. Tata panggung, kostum, gerak penari, dan pencahayaan bekerja bersama untuk menciptakan pengalaman konser yang lebih imersif. Dalam penampilan stadion, detail visual menjadi elemen penting karena turut menjangkau penonton dari berbagai sisi venue.
Mashup “São Paulo” dan “Tokyo Drift” Jadi Pembeda
Salah satu momen yang membedakan konser malam kedua dari malam pertama adalah hadirnya mashup “São Paulo” dan “Tokyo Drift”. Kombinasi lagu tersebut tidak ditampilkan pada pertunjukan sebelumnya, sehingga menjadi kejutan tersendiri bagi penggemar yang menyaksikan penampilan Minggu malam.
Keputusan memasukkan materi berbeda pada malam kedua menunjukkan bahwa dua konser beruntun tidak harus terasa sepenuhnya identik. Walau kerangka utama tur tetap dipertahankan, perubahan pada pilihan lagu dapat membuat pengalaman penonton berkembang dari satu malam ke malam berikutnya.
After Hours Til Dawn Tour sendiri merangkum fase penting perjalanan musikal The Weeknd dalam beberapa tahun terakhir. Album After Hours membawa sejumlah lagu yang memperkuat posisinya di panggung pop global, lalu dilanjutkan dengan dunia sonik Dawn FM. Kehadiran Hurry Up Tomorrow pada 2025 menambah materi yang dapat dieksplorasi dalam tur tersebut.
Dua malam konser di Jakarta pun menjadi pertemuan antara katalog lagu The Weeknd, konsep panggung berskala besar, dan respons penonton lokal. Pada malam penutupnya di ibu kota, ia tidak sekadar mengenang kemeriahan sehari sebelumnya, tetapi mendorong audiens untuk membentuk momen mereka sendiri melalui nyanyian, gerakan, serta energi yang memenuhi JIS.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is The Weeknd hadirkan kejutan di konser?
The Weeknd hadirkan kejutan di konser is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does The Weeknd hadirkan kejutan di konser matter?
The Weeknd hadirkan kejutan di konser matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

