Pengamanan Parade MotoGP di Mataram Libatkan 900 Personel
Fukushimask.com – Ratusan aparat gabungan disiagakan untuk memastikan parade pembalap MotoGP 2026 di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, berlangsung tertib pada Rabu sore. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Grand Prix of Indonesia 2026 yang dijadwalkan digelar di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, pada 9 hingga 11 Oktober.
Kepala Kepolisian Resor Kota Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko menyatakan sedikitnya 900 personel ditempatkan dalam operasi pengamanan parade. Kekuatan tersebut terdiri atas personel Polresta Mataram, Brimob, TNI, serta unsur instansi terkait dari Pemerintah Kota Mataram.
“Sedikitnya ada 900 personel yang terlibat dalam pengamanan parade hari ini,” kata Kombes Hendro di Mataram, Rabu.
Seluruh personel telah menempati lokasi penugasan sesuai pembagian peran yang disiapkan. Pengamanan parade tidak hanya berfokus pada peserta dan rombongan pembalap, tetapi juga pada kelancaran arus lalu lintas, keamanan penonton, serta koordinasi di sejumlah titik sepanjang jalur kegiatan.
Apel kesiapan di Lapangan Sangkareang
Sebelum parade dimulai, jajaran pengamanan menggelar apel kesiapan di Lapangan Sangkareang, Kota Mataram, pada Rabu (7/10). Dalam pengarahan itu, Hendro meminta setiap anggota gabungan memahami tanggung jawabnya dan menjalankan tugas secara profesional di lapangan.
Ia menekankan bahwa kegiatan berskala besar membutuhkan pembagian tugas yang jelas. Personel diminta tetap berada pada titik pengamanan yang telah ditentukan, menjaga komunikasi dengan unsur lain, dan mampu merespons kondisi yang berkembang selama acara berlangsung.
“Kesuksesan pawai ini sangat menentukan citra Polri, khususnya Polresta Mataram, dalam melakukan kegiatan pengamanan kegiatan berskala besar. Oleh karena itu, personel diharapkan menjalankan tugas ini sebaik-baiknya sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai,” ucapnya.
Parade pembalap MotoGP menjadi salah satu kegiatan yang membawa suasana penyelenggaraan ajang balap dunia ke tengah Kota Mataram. Kehadiran pengamanan dalam jumlah besar diperlukan karena kegiatan berlangsung di ruang publik dan melibatkan rute jalan raya yang biasa digunakan masyarakat.
Bagi warga maupun pengguna jalan, pengaturan ini berarti adanya perubahan sementara pada akses kendaraan di kawasan lintasan parade. Pengendara perlu memperhatikan arahan petugas dan memilih jalur alternatif agar perjalanan tetap lancar selama kegiatan berlangsung.
Rute dari Taman Sangkareang menuju Teras Udayana
Parade pembalap MotoGP 2026 dijadwalkan dimulai pukul 15.00 Wita. Rombongan berangkat dari Taman Sangkareang, lalu bergerak ke arah barat melalui Jalan Pejanggik. Perjalanan kemudian melewati simpang empat Masjid Islamic Center Hubbul Wathan sebelum berlanjut menuju Jalan Udayana.
Teras Udayana ditetapkan sebagai titik akhir kegiatan. Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu ikon pariwisata Kota Mataram, sehingga menjadi lokasi penutup parade yang mempertemukan agenda olahraga internasional dengan ruang publik kota.
Seiring berlangsungnya pawai, kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar rute. Akses kendaraan yang mengarah ke jalur parade untuk sementara dialihkan ke ruas jalan lain. Pengaturan ini ditujukan agar pergerakan rombongan dapat berjalan aman sekaligus mengurangi potensi kepadatan di titik-titik yang dilalui.
Koordinasi lintas unsur menjadi perhatian utama
Hendro meminta aparat tidak menunda komunikasi apabila menemukan persoalan di lapangan. Situasi seperti kepadatan warga, perubahan arus kendaraan, atau kebutuhan pengamanan tambahan memerlukan penanganan yang cepat dan selaras antarinstansi.
“Koordinasi setiap persoalan yang ditemukan di lapangan tetap harus dilakukan. Sinergi dan koordinasi antar personel gabungan harus berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Penekanan terhadap sinergi antara kepolisian, TNI, Brimob, pemerintah daerah, dan pihak terkait menjadi bagian penting dari pengamanan parade. Dengan banyaknya unsur yang bertugas, komunikasi yang tertib dibutuhkan agar keputusan di lapangan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Kapolresta juga meminta personel mengambil tindakan segera ketika menghadapi gangguan. Arahan tersebut dimaksudkan untuk menjaga seluruh rangkaian kegiatan tetap terkendali, dari persiapan keberangkatan hingga parade berakhir di Teras Udayana.
Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika menjadi agenda utama yang melatarbelakangi parade ini. Kegiatan di Kota Mataram memberi ruang bagi masyarakat untuk menyambut para pembalap sebelum mereka tampil di lintasan Sirkuit Mandalika. Karena itu, pengamanan dan pengaturan lalu lintas menjadi bagian penting untuk memastikan acara berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi peserta maupun warga di sekitar rute.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is 900 personel dikerahkan untuk kawal parade?
900 personel dikerahkan untuk kawal parade is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does 900 personel dikerahkan untuk kawal parade matter?
900 personel dikerahkan untuk kawal parade matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

