Agenda Utama: Pemkab Natuna dan Konsulat AS kolaborasi tingkatkan mutu pendidikan
Pemkab Natuna dan Konsulat AS kolaborasi tingkatkan mutu pendidikan
Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), bekerja sama dengan Konsulat Amerika Serikat (AS) untuk Sumatra mengadakan program kolaboratif guna meningkatkan kualitas pendidikan di daerah perbatasan. Workshop tentang penguatan pengajaran bahasa Inggris diikuti oleh sejumlah guru dari berbagai tingkatan pendidikan. Kegiatan ini berlangsung dalam dua hari, dengan hari pertama diadakan di Gedung Perpustakaan Idrus M Tahar pada Senin pagi hingga siang.
Penyelenggaraan acara
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Hendra Kusuma, menyatakan bahwa Pemkab Natuna menyediakan fasilitas pendukung dan mengundang para peserta. Ia menekankan pentingnya bahasa Inggris karena digunakan secara luas dalam berbagai bidang seperti pendidikan, bisnis, teknologi, serta komunikasi internasional. Menurut Hendra, metode pengajaran yang tepat diperlukan agar kemampuan bahasa Inggris dapat berkembang secara optimal.
“Kegiatan hari ini diharapkan dapat diikuti dengan serius, kemudian ilmu yang didapat bisa dibagikan kembali kepada murid-murid di sekolah,” ujar Hendra.
Sementara itu, Konsulat AS untuk Sumatra, Lisa Podolny, menjelaskan bahwa workshop ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan ke Natuna bulan Februari 2026. “Pada bulan Februari lalu kami berada di Natuna dan mendengarkan langsung dari teman-teman di sini mengenai kebutuhan sharing keilmuan di bidang bahasa Inggris,” kata Lisa. Ia menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Natuna, Erson Gempa Afriandi, yang menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Hendra Kusuma, turut berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepada para guru. Lisa menambahkan bahwa penguasaan bahasa Inggris sangat penting untuk membuka peluang di bidang pendidikan dan pengembangan ekonomi. Menurut dia, kualitas pengajaran bergantung pada kesiapan guru, sehingga kegiatan ini difokuskan pada penguatan kemampuan mengajar secara efektif.
“Bahasa Inggris akan kuat jika guru-gurunya dibekali dengan kemampuan yang memadai. Amerika Serikat menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi,” katanya.
