Menteri PU Dody Hanggodo Pastikan Fasilitas SRT Kupang Siap Mendukung Kegiatan Belajar Mengajar
Pemerintah pastikan sarana prasana SRT Kupang – Kupang, Nusa Tenggara Timur — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dody Hanggodo, telah menegaskan bahwa seluruh sarana dan prasarana yang terdapat di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) I Kabupaten Kupang telah dalam kondisi optimal untuk mendukung aktivitas pembelajaran para peserta didik. Pernyataan ini disampaikan secara langsung saat beliau melakukan kunjungan inspeksi untuk meninjau perkembangan pembangunan SRT I yang berlokasi di Desa Oelnasi, Kabupaten Kupang, pada hari Jumat yang lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dody menekankan pentingnya memastikan bahwa semua fasilitas yang tersedia benar-benar siap digunakan. Beliau menyatakan dengan tegas bahwa kesiapan infrastruktur merupakan hal krusial untuk kenyamanan siswa dalam proses belajar. “Kami harus memastikan sarana dan prasarana benar-benar siap untuk mendukung adik-adik belajar,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo dengan penuh keyakinan saat berada di lokasi pembangunan.
Kesiapan Gedung dan Perbaikan Akses Jalan
Menurut informasi yang disampaikan oleh Menteri Dody, saat ini sebagian besar gedung di kawasan SRT I telah selesai dibangun. Namun, beliau juga meminta agar bagian-bagian yang masih belum rampung segera diselesaikan secepatnya. Salah satu prioritas utama yang perlu dituntaskan adalah akses menuju sekolah, karena hal ini sangat menentukan kelancaran seluruh kegiatan belajar mengajar yang berlangsung di kawasan tersebut.
Sebagai tindak lanjut dari arahan tersebut, Menteri Dody menjelaskan bahwa jalan sepanjang lima kilometer yang menghubungkan jalan utama Timor Raya dengan kawasan sekolah akan diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya. Tujuannya adalah untuk menciptakan akses yang lebih nyaman bagi seluruh pengguna jalan. “Untuk jalan sepanjang lima kilometer akan kami perbaiki, agar akses masuk ke sekolah ini lancar,” jelas Dody Hanggodo.
Jalan yang sedang dalam proses perbaikan ini mencakup dua komponen penting, yaitu ruas utama dan juga jalur alternatif atau yang sering disebut sebagai shortcut. Kedua jalur ini akan dioptimalkan untuk memperlancar mobilitas siswa, guru, dan masyarakat sekitar.
SRT Kupang Sebagai Model Percepatan Program Sekolah Rakyat
Menteri Dody Hanggodo menyebutkan bahwa SRT 1 Kabupaten Kupang merupakan salah satu contoh nyata dari percepatan operasional Program Sekolah Rakyat. Program ini tidak hanya telah siap untuk digunakan, tetapi juga terus disempurnakan secara berkala agar seluruh siswa dapat memperoleh fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat menurut beliau tidak hanya menghadirkan gedung sekolah, tetapi juga memastikan seluruh infrastruktur pendukung tersedia sehingga peserta didik dapat belajar dalam lingkungan yang layak dan berkualitas.
SRT 1 Kabupaten Kupang dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang melayani tiga jenjang pendidikan, yaitu Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Konsep berasrama menjadi ciri khas dari kawasan pendidikan ini, yang memungkinkan siswa untuk tinggal dan belajar dalam satu lingkungan yang terintegrasi.
Fasilitas Lengkap dan Tahapan Penyelesaian Pembangunan
Kawasan pendidikan SRT 1 Kabupaten Kupang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendidikan dan penunjang yang komprehensif. Fasilitas-fasilitas tersebut antara lain gedung untuk SD, SMP, dan SMA, asrama untuk putra dan putri, rumah susun guru, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, laboratorium IPA, ruang UKS, ruang bimbingan konseling, kantin pada setiap jenjang pendidikan, dapur umum, gedung serbaguna, rumah ibadah, lapangan olahraga, serta utilitas pendukung seperti power house, rumah pompa, dan Tempat Pengelolaan Sampah (TPS).
Sejumlah bangunan prioritas telah selesai dibangun seratus persen dan telah dimanfaatkan oleh para pengguna. Bangunan-bangunan tersebut antara lain gedung SMA, Asrama Putra SD 1, Asrama Putri SD 2, gedung ibadah, dapur, kantin SD, SMP, dan SMA, power house, rumah pompa, serta TPS. Sementara itu, beberapa bangunan lainnya seperti gedung SD, SMP, asrama, rumah susun guru, dan fasilitas penunjang lainnya, tengah diselesaikan secara bertahap tanpa mengganggu operasional sekolah yang telah dimulai sejak 13 Juli 2026.
Menteri Dody Hanggodo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga SRT 1 Kabupaten Kupang sudah dapat difungsikan dengan baik. Saat ini, pekerjaan peningkatan akses menuju kawasan sekolah sedang disiapkan dengan memperbaiki sekitar lima kilometer jalan yang meliputi ruas utama dan jalur alternatif. Pekerjaan perbaikan jalan tersebut ditargetkan akan selesai pada bulan Agustus 2026, sehingga seluruh akses menuju sekolah akan menjadi lebih optimal dan nyaman bagi semua pengguna.

