Hasil Pertemuan: Hector Souto sebut permainan timnas futsal masih bisa lebih baik
Hector Souto sebut permainan timnas futsal masih bisa lebih baik
Jakarta – Hector Souto, pelatih tim nasional futsal Indonesia, menyatakan bahwa performa timnya masih bisa ditingkatkan setelah berhasil meraih tiket ke babak semifinal Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 di Thailand. Kemenangan ini diraih berkat dua hasil positif dalam dua pertandingan pembuka Grup B, yakni mengalahkan Brunei Darussalam dengan skor telak 7-0 pada Senin dan mengungguli Malaysia 1-0 di hari Selasa.
Kemenangan atas Malaysia tercipta lewat gol tunggal Guntur Sulistyo Aribowo di awal babak kedua di Nonthaburi, Thailand. Setelah laga, Souto memberikan penjelasan tentang beberapa momen yang dinilainya kurang optimal.
“Menurut Souto, timnya masih mengalami kendala dalam mengontrol permainan di beberapa situasi. Mereka kesulitan menyelesaikan peluang, baik saat bola mati maupun dalam serangan posisi. Kekompakan pemain di beberapa momen juga belum sempurna, karena kelelahan dari pertandingan sebelumnya.”
Souto menyoroti penampilan Malaysia sebagai lawan yang memiliki ambisi tinggi.
“Tim lawan hari ini terdiri dari pemain muda, mereka berusaha memberikan performa terbaik. Namun, di detik-detik akhir pertandingan, peluang yang mereka dapat hampir merobek gawang Indonesia. Ini menjadi pelajaran penting bahwa fokus harus tetap terjaga meski waktu tersisa sedikit.”
Dalam situasi sempit, Souto mengkritik keputusan timnya yang justru menembak bola, memberikan kesempatan kepada lawan, dan mengorbankan penguasaan bola.
“Semua pemain merupakan profesional, seharusnya mampu menguasai bola selama 38 detik terakhir pertandingan. Tapi mereka justru memilih cara yang kurang optimal.”
Selanjutnya, Indonesia akan menghadapi laga penentuan Grup B melawan Australia, yang digelar besok Rabu (8/4) pukul 12.30 WIB. Australia memimpin klasemen sementara karena kemenangan telak 13-1 atas Brunei Darussalam di laga kedua. Souto berharap timnya bisa terus berkembang, tidak hanya menang tapi juga memperbaiki gaya bermain.
Dalam wawancara akhir, pelatih asal Spanyol itu beralih ke bahasa Indonesia.
“Saya coba bicara bahasa Indonesia hari ini. Hasil bagus, kita menang. Meski berusaha main bagus, kadang-kadang tidak sempurna. Malaysia banyak menggunakan bola lambung, dan penyelesaian akhir serta umpan sering kurang tepat,” pungkas Souto.
