PM Spanyol: Serangan terhadap pasukan PBB di Lebanon harus dihentikan
PM Spanyol: Serangan terhadap pasukan PBB di Lebanon harus dihentikan
Setelah berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menegaskan perlunya berhenti segera dari serangan terhadap pasukan PBB yang bertugas di Lebanon, yaitu UNIFIL. Ia menekankan bahwa Lebanon tidak menginginkan konflik ini, dan keutuhan serta kemerdekaannya harus dihormati.
“Lebanon tidak memilih perang ini, dan integritas wilayahnya harus dihargai,” tulis Sanchez di platform X.
Spanyol memberikan dukungan penuh kepada Lebanon dalam menghadapi situasi yang kritis. Sanchez menyoroti kinerja pasukan Spanyol di UNIFIL, yang ia anggap sangat memuaskan. Ia menambahkan bahwa serangan terhadap misi penjaga perdamaian PBB tidak dapat dibiarkan terus berlanjut.
UNIFIL telah bertugas di wilayah selatan Lebanon sejak tahun 1978, dengan mandat yang diperbarui melalui Resolusi Dewan Keamanan 1701 setelah perang 2006 antara Israel dan Hizbullah. Namun, konflik kembali memanas setelah Hizbullah melakukan serangan lintas batas pada 2 Maret 2023.
Meski gencatan senjata telah diumumkan sejak November 2024, Israel tetap melancarkan operasi udara dan darat ke wilayah selatan Lebanon. Menurut laporan otoritas Lebanon, aksi militer ini telah menyebabkan setidaknya 1.497 korban jiwa dan lebih dari 4.400 luka-luka.
