Aliansi Masyarakat Jakarta Kembali Gelar Long March untuk Dukung New Policy MBG
New Policy – Aliansi Masyarakat Jakarta berencana mengadakan aksi long march dan kegiatan damai pada Senin (22/6) untuk memperkuat dukungan terhadap New Policy Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini, yang menjadi prioritas utama New Policy Presiden Prabowo Subianto, mendapat tanggapan positif dari warga Jakarta, terutama dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, serta mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Aksi yang dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB ini akan melibatkan sekitar 50 ribu peserta dari berbagai wilayah DKI Jakarta.
Komitmen untuk Keberlanjutan New Policy
Pelaksanaan New Policy ini dianggap penting oleh masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program sosial yang memberikan dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Aksi long march, yang dirancang sebagai bentuk penggalangan aspirasi, diharapkan menjadi sarana untuk menyuarakan keberlanjutan New Policy MBG. “Program ini tidak hanya membantu kelangsungan hidup anak-anak, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan mendukung UMKM secara langsung,” jelas Ketua Aksi, Edy Marzuki, kepada media pada hari Minggu.
“New Policy MBG adalah bagian dari kebijakan yang diusung pemerintah untuk memastikan akses pangan bergizi bagi seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Aksi ini juga bertujuan memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keberlanjutan New Policy yang sedang berjalan. Peserta akan bergerak dari kawasan Silang Monas menuju Patung Kuda, sekaligus mengingatkan pemerintah untuk terus memperbaiki tata kelola program tersebut.
Kepesertaan Profesi Beragam dan Penekanan pada UMKM
Aliansi menyatakan peserta aksi berasal dari berbagai profesi, termasuk kelompok ibu rumah tangga, pekerja, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mereka dianggap sebagai bagian integral dari ekosistem New Policy MBG yang menggabungkan pangan sehat, distribusi, dan kebijakan pendistribusian makanan. “Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang profesi menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap New Policy ini,” ujar Edy Marzuki.
“UMKM menjadi penyangga utama New Policy MBG, karena program ini membantu memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat sambil menjaga kualitas gizi,” lanjutnya.
Dalam perjalanan aksi, peserta akan membawa pesan bahwa New Policy MBG harus terus dijalankan sebagai solusi berkelanjutan. Program ini dinilai mampu menangani masalah pangan dan kesehatan secara efektif, serta menjadi contoh kebijakan sosial yang inklusif dan transparan.
Persiapan dan Koordinasi dengan Pihak Terkait
Aliansi terus melakukan persiapan untuk memastikan keberhasilan aksi long march. Mereka telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menghindari gangguan lalu lintas dan menjaga ketertiban selama kegiatan. “Kami mengharapkan peserta New Policy MBG tetap tertib, sekaligus tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar,” kata Edy Marzuki.
“New Policy MBG juga menjadi ajang dialog antara masyarakat dan pemerintah untuk mengevaluasi program secara berkala,” jelasnya.
Aksi ini dianggap sebagai bagian dari upaya mempertahankan New Policy yang telah memberikan manfaat signifikan. Dengan partisipasi luas, Aliansi Masyarakat Jakarta berharap program ini bisa terus berjalan dengan baik dan menyentuh masyarakat yang lebih luas.
Peran Pemerintah dalam New Policy
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan penegasan tentang komitmen pemerintah dalam memperbaiki tata kelola New Policy MBG. “Pemerintah tidak menutup mata terhadap kesalahan yang terjadi, dan New Policy ini diusung untuk memastikan keberlanjutan program yang lebih baik,” katanya pada hari Jumat (19/6).
“New Policy MBG bukan hanya tentang pangan, tetapi juga transparansi dan akuntabilitas dalam penerapannya,” tambah Dudung.
Persiapan aksi ini menunjukkan bahwa pemerintah dan masyarakat memiliki kesamaan visi dalam menjaga keberlanjutan New Policy. Dengan kegiatan seperti long march, mereka mengingatkan bahwa program ini perlu terus didukung dan dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Harapan untuk Pembaruan Kebijakan
Aliansi Masyarakat Jakarta juga berharap New Policy ini bisa diperluas ke daerah lain di Indonesia. “Kami ingin New Policy MBG menjadi contoh kebijakan nasional yang efektif dan berkelanjutan,” kata Edy Marzuki. Aksi ini diharapkan menjadi ajang untuk mengevaluasi dan memperbaiki New Policy agar lebih inklusif dan mudah diakses oleh semua kalangan.
“New Policy MBG perlu terus dinilai dan disesuaikan dengan dinamika masyarakat, termasuk ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan logistik,” jelasnya.
Sebagai bagian dari kegiatan, peserta akan mengajukan rekomendasi kepada pemerintah untuk memastikan keberlanjutan New Policy. Mereka menekankan bahwa program ini harus tetap menjadi prioritas, terlepas dari dinamika politik atau perubahan kebijakan di masa depan.
