Politik

Special Plan: Profil Agung Gumilar, Asisten presiden bidang Analis Data Strategis

Profil Agung Gumilar, Asisten Presiden Bidang Analis Data Strategis Perkenalan dan Latar Belakang Special Plan - Agung Gumilar Saputra, lahir pada 12 Juni

Desk Politik
Published June 28, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Profil Agung Gumilar, Asisten Presiden Bidang Analis Data Strategis

Perkenalan dan Latar Belakang

Special Plan – Agung Gumilar Saputra, lahir pada 12 Juni 1979 di Tanggerang, adalah lulusan SMA Taruna Nusantara, institusi pendidikan yang dikenal sebagai tempat melahirkan tokoh-tokoh strategis nasional. Sejak usia muda, ia telah terlibat dalam berbagai kegiatan yang memperkaya pengalaman dan pengetahuan, termasuk program beasiswa yang dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1997. Agung menjadi salah satu penerima beasiswa tersebut, yang membawanya memasuki jenjang pendidikan lebih tinggi.

Dalam proses pendidikan, Agung memilih untuk mengejar gelar sarjana teknik sipil di Virginia Military Institute, Amerika Serikat. Perguruan tinggi tersebut memberinya latar belakang akademik yang kuat, sekaligus pengalaman di lingkungan militer. Setelah menyelesaikan studi, ia kembali ke Indonesia dan memulai karier di TNI Angkatan Darat, di mana ia bertugas sebagai letnan dua di satuan elit Kopassus. Perannya di Pusdikpasus mengawali jalan kecil menuju posisi strategis di dunia pemerintahan.

Kariernya yang Beragam

Berhasil pensiun dini sebagai perwira, Agung memilih untuk bergabung dengan Tim Asisten Presiden Prabowo Subianto. Di sana, ia aktif dalam analisis data dan memperkuat kapasitasnya dalam mengelola informasi yang menjadi dasar kebijakan. Keterlibatan dalam lingkungan politik dan militer membuatnya memiliki pengalaman multidimensi yang unik.

Kariernya tidak terbatas pada lingkungan dalam negeri. Agung juga aktif di dunia teknologi internasional, menjadi pendiri ClearKarbon Exchange di Norwegia. Sebagai Chief Technology Officer (CTO), ia menerapkan inovasi yang berdampak pada sektor ekonomi dan lingkungan. Pengalaman ini menunjukkan kemampuannya dalam menggabungkan teknologi dengan strategi yang lebih luas.

Selain itu, Agung pernah terlibat dalam pemerintahan legislatif pada tahun 2009. Ia mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Partai Gerindra, mewakili Dapil Jawa Barat X. Meski tidak berhasil memperoleh kursi legislatif, pengalaman ini menambah wawasannya tentang proses kebijakan nasional.

Pelantikan sebagai Asisten Khusus Presiden

Di bulan Oktober 2025, Agung Gumilar resmi menjabat sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Analisis Data Strategis. Ia diangkat melalui Keppres Nomor 33/M Tahun 2025, yang menetapkan jadwal kerja selama periode 2024-2029. Dalam posisi baru ini, Agung bertugas mendukung Presiden dalam mengelola data kritis yang menjadi acuan keputusan strategis negara.

Kebijakan pemerintahan modern membutuhkan analisis data yang tepat dan akurat, dan Agung ditempatkan di posisi yang ideal untuk menguasai hal tersebut. Selain itu, ia akan berkontribusi pada implementasi program transformasi digital dalam pemerintahan, sebuah langkah penting dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi lembaga negara.

Pengalaman Akademik dan Pendidikan Lanjutan

Agung terus mengejar peningkatan ilmu pengetahuan sepanjang karier. Saat ini, ia sedang menempuh studi doktor di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung. Pendidikan tingkat lanjut ini dipercaya membekali kemampuannya dalam mengelola data kompleks, serta menambah wawasan tentang manajemen kebijakan dan pemerintahan.

Sebagai mantan perwira TNI, Agung juga memiliki pengalaman teknis yang mendalam. Ia memahami pentingnya data dalam pengambilan keputusan militer, dan kemampuan tersebut terus diasah melalui studi di bidang keuangan dan teknologi. Berbagai gelar akademik yang dimilikinya menjadi dasar untuk mengembangkan strategi yang berkelanjutan.

Kontribusi di Tim Asistensi Pemerintah

Sebelum dilantik sebagai Asisten Presiden, Agung aktif dalam Tim Asistensi Pemerintah yang dipimpin oleh TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin. Di sana, ia mengambil peran kunci dalam menyusun kebijakan strategis nasional, serta mendorong terobosan dalam pemerintahan digital. Pengalaman ini menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi pada stabilitas dan kemajuan Indonesia.

Di momen pelantikan pejabat negara 2025, Agung tidak hanya diangkat sebagai Asisten Presiden Bidang Analisis Data Strategis, tetapi juga bersamaan dengan Dirgayuza Setiawan, yang ditunjuk sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan. Kehadiran dua individu ini menegaskan prioritas pemerintahan dalam memperkuat data dan komunikasi sebagai aspek utama kebijakan nasional.

Visi dan Harapan

Peran Agung Gumilar sebagai Asisten Presiden Bidang Analisis Data Strategis diharapkan bisa menjadi titik balik dalam penerapan data-driven governance. Dengan latar belakang teknis dan kebijakan yang beragam, ia dianggap mampu mengintegrasikan teknologi dan analisis data ke dalam berbagai sektor pemerintahan. Harapan ini semakin menguatkan posisinya sebagai tokoh yang mampu menggabungkan kekuatan akademik, militer, dan bisnis.

Kehadiran Agung juga menjadi bukti bahwa kompetensi multidisiplin semakin diperlukan dalam era digital. Dengan keahlian di bidang teknologi dan keuangan, serta pengalaman di lingkungan militer dan politik, ia dianggap mampu memimpin reformasi yang bertujuan menciptakan pemerintahan yang lebih efektif dan transparan. Karier yang dipenuhi oleh pengalaman nyata dan pengetahuan yang luas menegaskan bahwa ia adalah figur yang tepat untuk posisi ini.

Berikut ini adalah ulasan lebih lengkap tentang jejak karir dan kontribusi Agung Gumilar Saputra yang menjadi fondasi bagi perannya saat ini.

Jejak Karir dan Perkembangan

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Agung memilih untuk menempuh pendidikan sarjana di Virginia Military Institute. Di sana, ia mengambil fokus pada teknik sipil, yang membekali keterampilan manajemen proyek dan penelitian. Setelah lulus, ia kembali ke Indonesia dan bergabung dengan TNI Angkatan Darat, di mana ia menjadi bagian dari satuan elit Kopassus. Perannya di Pusdikpasus memperkenalkannya pada dunia operasi militer dan manajemen kebijakan.

Dalam dunia teknologi, Agung menunjukkan inisiatif yang kuat. Ia membangun perusahaan ClearKarbon Exchange di Norwegia, yang fokus pada solusi digital untuk mitigasi emisi karbon. Sebagai CTO, ia menyeimbangkan antara inovasi teknologi dan kebutuhan lingkungan, menegaskan komitmennya pada pendekatan berkelanjutan. Pengalaman ini juga menjadi bekal untuk memahami peran data dalam transformasi

Leave a Comment