Kebijakan Baru: Menteri ESDM janji suplai energi listrik untuk wilayah kepulauan Sulut
Menteri ESDM janji suplai energi listrik untuk wilayah kepulauan Sulut
Di Manado, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berjanji akan mengalirkan listrik ke berbagai daerah kepulauan dan terpencil di Sulawesi Utara (Sulut). “Hingga 2026-2027, seluruh desa dan daerah kepulauan di Sulut akan teraliri listrik melalui Program Listrik Desa,” kata Bahlil usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut), pada hari Sabtu.
“Masih ada beberapa desa di wilayah kepulauan Sulut yang belum menikmati listrik, sehingga dua tahun ini akan segera dirampungkan,” ujarnya.
Bahlil juga menyebutkan telah bertemu dengan Gubernur Sulut Yulius Selvanus, dan bersama-sama akan memastikan setiap desa di wilayah kepulauan Sulut dilayani listrik.
Dalam keseluruhan Indonesia, masih banyak daerah yang belum memiliki akses listrik, termasuk di Sulawesi, Kalimantan, NTT, Sumatera, dan Papua. “Kami berupaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan energi listrik,” katanya.
Sebagai warga Indonesia Timur, Bahlil mengungkapkan pengalamannya dulu tidak menikmati listrik maupun fasilitas lainnya. “Saya tidak ingin hal itu dirasakan anak-anak kita saat ini,” tuturnya.
Bahlil berkomitmen mempercepat Program Listrik Desa (Lisdes) guna menyuplai sekitar 5.700 desa dan 4.400 dusun yang belum memiliki akses listrik. Target penyelesaian penuh diperkirakan tercapai pada 2029-2030.
