Latest Program: Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh telah diberangkatkan dari rumah duka
Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Telah Diberangkatkan dari Rumah Duka
Latest Program – Pada pukul 13.50 WIB, jenazah anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Haerul Saleh telah diberangkatkan dari rumah duka yang terletak di Jalan Kartika Utama, Jakarta Selatan. Upacara pemakaman rencananya akan berlangsung di Kolaka, Sulawesi Tenggara, tempat ia lahir dan tinggal sejak kecil. Sejumlah petinggi BPK hadir dalam acara tersebut, termasuk anggota lain yang secara aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan organisasi.
Korban Jiwa dalam Kebakaran di Jagakarsa
Menurut informasi dari polisi, Haerul Saleh meninggal dunia akibat kebakaran yang terjadi di Jalan Teratai VI No 07, RT03/RW02, Tanjung Barat, Jagakarsa. Kebakaran tersebut mengakibatkan satu korban jiwa, dengan inisial HS, yang dikenal sebagai anggota BPK. Polisi menyatakan sedang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut, yang terjadi di lantai empat rumah korban saat ia sedang bekerja.
“Terjadi kebakaran rumah yang mengakibatkan adanya satu korban jiwa. Dan dari kejadian ini, korbannya satu orang, inisial Bapak HS,” kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi kepada wartawan di Jakarta, Jumat.
Dalam perjalanan ke rumah duka, sejumlah anggota BPK turut serta mengantar jenazah. Mereka termasuk Nyoman Adhi Suryadnyana, Anggota I BPK; Daniel Lumban Tobing, Anggota II BPK; Bobby Adhityo Rizaldi, Anggota V BPK; Fathan Subchi, Anggota VI BPK; dan Slamet Edy Purnomo, Anggota VII BPK. Hadirnya para anggota BPK menunjukkan dukungan dan perhatian yang diberikan kepada salah satu dari mereka yang telah kehilangan nyawa.
Biodata dan Latar Belakang Haerul Saleh
Haerul Saleh, yang dilahirkan pada 12 Agustus 1981 di Kolaka, Sulawesi Tenggara, memiliki latar belakang pendidikan sarjana hukum di Universitas Satria. Setelah menyelesaikan studinya, ia aktif dalam berbagai organisasi kependudukan dan sosial. Salah satu posisi yang pernah ia tjabat adalah Wakil Ketua dan Bendara Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pada periode 2003-2005. Di masa tersebut, ia berkontribusi dalam pengembangan program kewirausahaan dan keterlibatan masyarakat muda.
Setelah masa aktif di KNPI, Haerul Saleh dilanjutkan menjadi anggota Dewan Penasehat Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Tenggara pada tahun 2008. Ia juga menjabat sebagai Dewan Penasehat Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kabupaten Kolaka pada waktu yang sama. Peran tersebut memperlihatkan keahliannya dalam bidang hukum dan hubungan industri.
Perjalanan Karier yang Beragam
Selain kiprah di dunia organisasi, Haerul Saleh pernah menjabat sebagai direktur utama dalam beberapa perusahaan. Ia juga aktif dalam berbagai lembaga, seperti Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), dan Pemuda Tani Indonesia. Kontribusi yang ia berikan dalam organisasi-organisasi tersebut mencerminkan dedikasinya terhadap pengembangan ekonomi lokal dan kepentingan masyarakat.
Sejak tahun 2015, Haerul Saleh terlibat dalam kegiatan politik sebagai pengurus Partai Gerindra. Ia memegang peran tersebut hingga 2026, di mana ia menjadi bagian dari kepengurusan partai tersebut. Sebelumnya, ia juga menjabat sebagai Anggota DPR Komisi XI pada periode 2014-2019. Setelah itu, ia kembali menjadi anggota dewan pada periode 2020-2022, sebelum akhirnya memperoleh jabatan sebagai Anggota IV BPK pada 2022-2027.
Kehidupan yang Tercerahkan di Kolaka
Kolaka, tempat kelahiran Haerul Saleh, menjadi sumber inspirasi bagi karier politiknya. Ia menghabiskan masa kecilnya di kota tersebut sebelum memutuskan untuk mengejar jalur karier di Jakarta. Meski berada di pusat kota, ia tetap menjaga koneksi dengan daerah asalnya, dengan mengikuti berbagai kegiatan sosial dan ekonomi di Kolaka.
Haerul Saleh dikenal sebagai tokoh yang berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan melibatkan pemuda dalam berbagai isu kebijakan. Ia memiliki visi untuk membangun masyarakat yang lebih sejahtera, melalui partisipasi aktif di berbagai lembaga. Selama tiga dekade terakhir, ia menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam dunia politik dan organisasi.
Peran dan Pengaruh di Badan Pemeriksa Keuangan
Kepresidenan sebagai anggota BPK menggambarkan kiprahnya dalam dunia pemerintahan. Ia dikenal sebagai pemeriksa yang teliti dan berpengalaman, terutama dalam bidang keuangan negara. Dalam tugasnya, Haerul Saleh berperan aktif dalam mengawasi pengelolaan anggaran dan menjaga transparansi dalam berbagai proyek pemerintah.
Sebagai anggota BPK, ia juga terlibat dalam berbagai program pengembangan SDM dan peningkatan kapasitas anggota lain. Posisi tersebut menjadi titik balik dalam karier politiknya, sekaligus menunjukkan bahwa ia mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja yang lebih formal. Namun, kejadian tragis ini menjadi akhir dari perjalanan hidupnya yang penuh dedikasi.
Haerul Saleh meninggalkan jejak yang mendalam dalam berbagai organisasi dan institusi. Ia dikenang sebagai individu yang giat dan berintegritas. Kepergiannya ini menimbulkan rasa kehilangan yang besar, terutama bagi sesama anggota BPK dan masyarakat Kolaka. Proses pemakamannya akan menjadi kesempatan untuk mengenang kontribusi-kontribusi yang ia berikan sepanjang hidupnya.
Dalam berita ini, kejadian kebakaran di Jagakarsa mengingatkan kembali pentingnya keamanan dalam lingkungan tempat tinggal. Penyelidikan yang sedang berlangsung diharapkan dapat memberikan jawaban terhadap penyebab kejadian tersebut, serta memastikan langkah-langkah pencegahan di masa depan. Meski begitu, fokus utama tetap pada penghormatan kepada Haerul Saleh, yang meninggalkan warisan berupa komitmen pada kemajuan bangsa.
