Special Plan: Kalla geliatkan ekonomi di Makassar lewat MaRI Extention
Kalla Dorong Pertumbuhan Ekonomi Makassar melalui Pengembangan MaRI Extension
Special Plan – Makassar, Selasa – Proyek perluasan Mal Ratu Indah (MaRI) yang diinisiasi oleh Kalla menjadi langkah strategis dalam mendorong dinamika ekonomi kota ini. Peresmian pekerjaan di area eks Hotel Sahid, sebuah lokasi sentral di Makassar, menandai dimulainya tahap awal pengembangan proyek mixed-use yang diharapkan bisa meningkatkan aktivitas perekonomian sekaligus memperkaya pilihan destinasi masyarakat. Proyek ini tidak hanya menghadirkan ruang belanja modern, tetapi juga menyatukan fungsi perumahan dengan komersial dalam satu kawasan yang direncanakan untuk selesai pada 2028.
Strategi Pembaruan Kawasan yang Terpadu
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan dukungan penuh terhadap proyek tersebut. Menurutnya, MaRI Extension diharapkan mampu menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi Makassar. “Kehadiran proyek ini akan memberikan dampak positif, terutama dalam menyerap tenaga kerja lokal,” kata Munafri. Kota yang kini semakin dinamis karena banyaknya warga yang bekerja di luar daerah, menurutnya, membutuhkan fasilitas seperti ini untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup dan kegiatan belanja masyarakat.
“Pengembangan ini merupakan langkah yang luar biasa bagi kami, sekaligus menjadi kelanjutan dari Mal Ratu Indah yang kini telah beranjak sangat dewasa. Kami ingin memastikan MaRI terus tumbuh, beradaptasi, dan tetap relevan sebagai destinasi utama masyarakat,” ujar Executive Officer KALLA, Solihin Jusuf Kalla.
MaRI Extension direncanakan dalam dua fase, dengan fokus utama pada revitalisasi area eks Hotel Sahid. Fase pertama akan memperluas ruang parkir dan membangun struktur dasar gedung, sementara fase kedua menargetkan perluasan pusat perbelanjaan dengan luas yang lebih besar. Solihin Jusuf Kalla menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan menciptakan integrasi antara ritel dan kehidupan sehari-hari, menjadikannya pusat aktivitas yang lebih lengkap. “Kami ingin menghadirkan konsep ritel dan gaya hidup yang lebih modern serta terpadu,” tambahnya.
Peran Strategis dalam Membangun Kota
Proyek ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang Kalla yang telah disusun secara komprehensif selama dua tahun terakhir. Dalam proses perancangan, perusahaan melakukan kajian teknis serta pembersihan area eks Hotel Sahid sebagai langkah awal menata kawasan. “Ini adalah bagian dari portofolio properti yang kami bangun untuk meningkatkan kualitas hidup dan ekonomi warga Makassar,” kata Solihin Jusuf Kalla.
MaRI Extension juga mencakup pembangunan apartemen yang terdiri dari 10 lantai hunian dan 9 lantai parkir khusus. Total unit apartemen yang akan dibangun sebanyak 230, dengan desain yang diusahakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. “Fasilitas ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan hunian sekaligus menyediakan ruang parkir yang nyaman bagi penghuni,” jelas Solihin. Pengembangan ini diharapkan bisa memberikan keuntungan ekonomi melalui ketersediaan lapangan kerja sepanjang proses konstruksi hingga operasional.
“Saya yakin, proyek ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kota. Makassar kini menjadi pusat aktivitas yang semakin menarik, dan MaRI Extension bisa menjadi salah satu pendorongnya,” tambah Munafri Arifuddin.
Pengembangan kawasan mixed-use ini menggabungkan fungsi komersial dan residensial, menjadikannya solusi terpadu untuk kebutuhan warga. Dengan lokasi di jantung kota, proyek ini diharapkan bisa menjadi tempat pertemuan, belanja, serta aktivitas sosial yang memperkaya ekosistem kota. Solihin Jusuf Kalla menyebutkan bahwa proyek ini merupakan peningkatan dari MaRI yang telah ada, dengan target menyelesaikan seluruh fase pengembangan pada 2028.
Dalam perspektif perkembangan ekonomi, MaRI Extension tidak hanya menjadi tempat belanja, tetapi juga menggairahkan sektor properti. Fasilitas yang ditawarkan mencakup pusat perbelanjaan, apartemen, dan ruang parkir, yang menurut Munafri akan menarik lebih banyak investor dan pengunjung ke Makassar. “Kota ini sedang mengalami transformasi, dan MaRI Extension adalah bagian dari proses tersebut,” katanya.
Ketersediaan Fasilitas yang Terintegrasi
MaRI Extension juga diharapkan bisa memperkuat Makassar sebagai pusat ekonomi Indonesia Timur. Dengan menempatkan berbagai fasilitas di satu area, proyek ini mengurangi kebutuhan transportasi masyarakat sekaligus meningkatkan aksesibilitas. Solihin Jusuf Kalla menjelaskan bahwa integrasi ini dilakukan untuk memastikan kawasan bisa memberikan manfaat maksimal bagi warga sekitar.
Proses konstruksi dimulai dari pembersihan eks Hotel Sahid, yang sebelumnya menjadi bagian dari kawasan perumahan. Pembersihan ini memungkinkan lahan yang lebih luas digunakan untuk bangunan baru, termasuk pusat perbelanjaan yang modern serta unit hunian yang terjangkau. “Kami telah menyiapkan perencanaan yang matang untuk memastikan proyek ini berjalan lancar dan memberikan hasil optimal,” kata Solihin.
Dalam jangka panjang, MaRI Extension diharapkan bisa menjadi pusat aktivitas yang tidak hanya menguntungkan pengusaha, tetapi juga masyarakat umum. Munafri Arifuddin menambahkan bahwa kota ini membutuhkan inisiatif seperti ini untuk memperkuat daya tarik dan kemampuan memenuhi kebutuhan warga. “Kehadiran MaRI Extension akan memperkaya pilihan destinasi kota dan meningkatkan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Harapan untuk Masa Depan Makassar
Solihin Jusuf Kalla berharap proyek ini mampu menjadi contoh keberhasilan pengembangan kawasan yang berkelanjutan. “Kami ingin MaRI terus berkembang, sekaligus menjadi magnet bagi masyarakat dan investor,” jelasnya. Proyek ini tidak hanya menghadirkan ru
