Argentina Bangkit, Hentikan Kejutan Mesir di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Argentina bangkit hentikan kejutan Mesir – Jakarta – Tim nasional Argentina berhasil membalikkan skor dan mengakhiri kejutan Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Selasa (tanggal 15 Desember 2026) berakhir dengan kemenangan 3-2 bagi Argentina, memastikan mereka melangkah ke babak perempat final. Hasil ini juga memicu antusiasme besar di kalangan penggemar setelah Mesir mencatatkan prestasi sejarah dengan mencapai babak 16 besar setelah tiga dekade berlalu.
Kejutan Mesir dan Uji Coba Taktik
Mesir mengejutkan banyak pihak dengan kemenangan awal melalui dua gol dalam 15 menit pertama. Gol pertama tercipta pada menit ke-15 setelah umpan silang Marwan Attia berhasil dikonversi menjadi sundulan Yasser Ibrahim, yang membuat skor 1-0 untuk Mesir. Kemenangan ini menjadi titik awal dari perjalanan heroik tim Afrika tersebut. Meski sempat memberi kesempatan untuk menyamakan kedudukan, Argentina gagal mengubah skor melalui tendangan penalti Lionel Messi di menit 21, yang diblok kiper Mostafa Shobeir.
Argentina have qualified for the Quarter-finals! #FIFAWorldCup
Pada babak pertama, Argentina terus menekan lini pertahanan Mesir, tetapi upaya mereka tak membuahkan hasil hingga turun minum. Mesir tetap unggul 1-0 berkat gol Mohamed Salah, yang mencetak sejarah sebagai pemain pertama dari negara tersebut mencetak gol di babak 16 besar sejak Piala Dunia 1990. Kemenangan awal Mesir menjadi bukti perubahan taktik dan mental tim yang dipersiapkan sejak lama.
Babak Kedua: Ketertinggalan dan Kembalinya Argentina
Di babak kedua, Mesir kembali membuat kejutan dengan mencetak gol kedua mereka pada menit ke-67. Umpan dari Haissem Hassan disambut tendangan Mostafa Ziko, yang membobol gawang Argentina. Namun, wasit mengubah keputusan setelah tinjuan VAR memastikan gol tersebut valid. Mesir menutup babak kedua dengan keunggulan 2-0, membuat Argentina terus-menerus dalam tekanan.
Di menit ke-79, Argentina akhirnya memperkecil ketertinggalan berkat sundulan Cristian Romero, yang mencetak gol dari umpan lambung Lionel Messi. Tiga menit kemudian, pada menit ke-83, Messi menyelesaikan aksi individu dengan tendangan voli yang mencegah Mesir memperlebar keunggulan. Skor 2-2 memicu kegembiraan di tengah lapangan, tetapi kejutan belum berakhir.
Serangan Balik dan Pemenang Final
Pada menit ke-90+2, Argentina menutup pertandingan dengan gol penentu. Umpan Lautaro Martinez disambut sundulan Enzo Fernandez, memastikan kemenangan 3-2 bagi Tim Tango. Gol ini menunjukkan keuletan Argentina dalam menghadapi tekanan dan kemampuan mereka untuk memperbaiki permainan saat waktu berjalan habis. Mesir, meski kehilangan keunggulan, berusaha menggandakan skor sepanjang pertandingan, tetapi upaya mereka gagal.
Kemenangan Argentina bukan hanya tentang kemenangan akhir, tetapi juga keberhasilan mereka mengatasi tekanan Mesir yang sejak awal menunjukkan semangat tinggi. Tim asuhan Lionel Scaloni menunjukkan adaptasi yang baik dalam menghadapi perubahan strategi lawan. Performa Messi, yang mencetak dua gol, menjadi katalis permainan, sementara Romero dan Fernandez menambah kepercayaan diri tim.
Mesir, sekalipun terhenti di fase ini, menunjukkan kualitas permainan yang luar biasa. Gol-gol mereka menunjukkan kemampuan ofensif dan defensif yang matang. Mesir juga menjadi satu-satunya tim Afrika yang mencapai babak 16 besar, menjadi momen bersejarah dalam sejarah sepak bola dunia. Kemenangan mereka di babak ini menginspirasi banyak pihak, terutama penggemar sepak bola di wilayah tersebut.
Persiapan untuk Perempat Final
Kemenangan Argentina memastikan mereka melangkah ke babak perempat final, di mana mereka akan menghadapi pemenang pertandingan antara Kolombia dan Swiss. Tim asuhan Scaloni kini berada dalam posisi kuat, tetapi tetap perlu waspada menghadapi lawan yang tak kalah tangguh. Piala Dunia 2026 telah menunjukkan bahwa kejutan bisa terjadi di setiap babak, dan Argentina harus memastikan konsistensi permainan untuk melangkah lebih jauh.
Di sisi lain, Mesir membuktikan bahwa mereka mampu menembus babak 16 besar setelah bertahun-tahun. Ini adalah pencapaian penting untuk negara yang baru memulai perjalanannya di kancah internasional. Mesir punya potensi besar untuk menjadi kisah inspirasi di Piala Dunia 2026, terutama dengan kemampuan individu pemain seperti Salah, Ziko, dan Ibrahim yang terus menunjukkan performa apik.
Reaksi penonton di Stadion Mercedes-Benz menjadi salah satu highlight pertandingan. Meski sempat tertinggal, Argentina menunjukkan kekuatan mental yang luar biasa. Gol-gol balik mereka mencerminkan kerja sama tim dan ketangguhan dalam menghadapi tekanan. Pertandingan ini juga memperlihatkan peran VAR dalam memastikan keputusan wasit tetap adil, terutama ketika gol Ziko di babak kedua diperiksa ulang oleh teknologi tersebut.
Argentina, dengan rekor kemenangan 3-2, kini memperkuat posisi mereka sebagai salah satu favorit untuk memperebutkan gelar juara. Sementara Mesir, meski terhenti di fase ini, tetap membawa harapan baru bagi sepak bola Afrika. Pertandingan antara kedua tim menjadi contoh bagaimana kompetisi Piala Dunia 2026 bisa menghadirkan momen-momen mengejutkan dan memperkaya pengalaman pertandingan.
Langkah Argentina ke perempat final menegaskan bahwa mereka bisa mengatasi rintangan besar. Mesir, dengan keberanian mereka, juga
