Coach Justin ingin Messi juara Piala Dunia 2026 agar debat GOAT tuntas

1 day ago  ·  3 min read
By Richard Wilson - fukushimask.com
khrisna-edit-1784493453-1c8e6ca7e9

Coach Justin Ingin Messi Juara Piala Dunia 2026 untuk Menyelesaikan Debat GOAT

fukushimask.com – Coach Justin ingin Messi juara Piala Dunia 2026 agar perdebatan tentang siapa pesepak bola terhebat sepanjang masa dapat ditutup secara tuntas. Analis sepak bola ternama Justinus Laksana, yang lebih dikenal dengan panggilan Coach Justin, menyampaikan harapannya secara terbuka melalui media sosial. Ia meyakini bahwa kemenangan Argentina di turnamen terbesar sepak bola dunia akan menjadi momen penentu dalam debat GOAT antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Menyampaikan pandangannya di Stadion New York New Jersey pada hari Sabtu, Coach Justin menegaskan posisinya secara pribadi. “Jadi, secara pribadi saya pegang Messi (untuk juara Piala Dunia 2026-red),” ujar Justin dengan penuh keyakinan. Pernyataan ini mengisyaratkan kepercayaan kuatnya terhadap kemampuan sang legenda Argentina yang telah membuktikan diri di level tertinggi.

Debat GOAT: Messi versus Ronaldo

Perdebatan mengenai gelar GOAT dalam dunia sepak bola internasional selalu bermuara pada dua nama besar. Di satu sisi ada Lionel Messi dari Argentina, sementara di sisi lain berdiri Cristiano Ronaldo dari Portugal. Kedua pemain ini telah menunjukkan performa luar biasa selama bertahun-tahun dan memiliki basis penggemar yang sangat besar di seluruh dunia. Menurut Coach Justin, Messi masih memiliki kesempatan emas untuk menambah satu trofi lagi ke koleksi prestisiusnya.

Menurut Coach Justin, Argentina saat ini memiliki modal yang sangat besar untuk mengalahkan Spanyol dalam pertandingan final Piala Dunia 2026. Skuad yang dijuluki Tim Tango tersebut dinilai sangat disiplin dalam menjalankan strategi permainan. Justin, yang juga merupakan mantan pelatih tim nasional futsal Indonesia, menekankan bahwa motivasi para pemain Argentina saat ini berada pada level yang sangat tinggi. Hal ini terlihat dari konsistensi performa mereka sepanjang turnamen.

“Piala Dunia ini bisa menjadi ‘last dance’ untuk Messi. Timnas Argentina tentu ingin memberikan sesuatu yang spesial,” kata Justin.

Kemampuan Bangkit di Fase Gugur

Selain disiplin dan motivasi, Coach Justin juga menyoroti semangat juang yang luar biasa dari tim Argentina. Hal ini terbukti dari kemampuan mereka yang telah berhasil lolos dari fase gugur sebanyak tiga kali melalui situasi yang menegangkan. Setiap pertandingan menunjukkan karakter kuat para pemain yang tidak mudah menyerah meskipun berada dalam tekanan.

Dalam pertandingan melawan Mesir di babak 16 besar, Argentina berhasil menang 3-2 meskipun sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu. Kemudian, saat berhadapan dengan Swiss di perempat final, skuad Argentina memerlukan babak tambahan waktu untuk meraih kemenangan tipis 3-1. Terakhir, dalam laga melawan Inggris, Argentina berhasil mengalahkan lawannya dengan skor 2-1 meskipun Inggris terlebih dahulu mencetak gol pembuka.

“Itu semua bukan kebetulan,” tutur Justin menjelaskan konsistensi kemampuan tim Argentina dalam situasi sulit.

Spanyol: Tantangan Teknis yang Serius

Walau demikian, Coach Justin tidak meremehkan kemampuan timnas Spanyol. Ia menyebut bahwa Spanyol tetap memiliki peluang besar untuk memenangkan pertandingan final tersebut karena keunggulan dari segi teknis. “Pada awal-awal turnamen, mereka kesulitan. Namun, seiring waktu mereka tambah kuat dan kompak,” ujar dia. Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Spanyol dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu, tanggal 19 Juli 2026 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat. Pertandingan tersebut akan dimulai pukul 15.00 waktu setempat.

Kedua tim dipastikan tidak ingin mengakhiri turnamen bergengsi tersebut dengan tangan hampa. Argentina memiliki ambisi untuk memenangi laga demi meraih trofi juara Piala Dunia keempat mereka sepanjang sejarah. Sebelumnya, Argentina telah merebut gelar juara pada tahun 1978, 1986, dan 2022. Sementara itu, Spanyol bertekad kuat untuk meraih gelar kampiun kedua mereka setelah mendapatkan yang pertama pada tahun 2010.

Sejarah pertemuan kedua tim ini dalam turnamen empat tahunan tersebut masih sangat minim. Sebelum Piala Dunia 2026, keduanya baru satu kali bertemu di fase grup Piala Dunia 1966. Pada laga yang berlangsung di Birmingham, Inggris, Argentina menang dengan skor 2-1. Dua gol Argentina dilesakkan oleh Luis Artime, sementara Spanyol memperkecil kedudukan lewat gol Jose Pirri. Kemenangan ini tentu menjadi motivasi tambahan bagi Argentina untuk kembali membuktikan diri di pentas dunia.

MORE FROM THIS CATEGORY