Sudinsos Jaksel bagikan 20 alat bantu kaki palsu untuk disabilitas

Sudinsos Jaksel Salurkan 20 Unit Alat Bantu Kaki Palsu untuk Disabilitas

Jakarta – Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan menyalurkan 20 unit alat bantu kaki palsu kepada warga penyandang disabilitas yang telah memenuhi persyaratan. Kepala Sudinsos Jakarta Selatan, Bernard Tambunan, mengatakan penerima bantuan melalui proses validasi yang cermat, dari pengajuan hingga pemeriksaan lapangan.

“Para penerima bantuan telah melewati sejumlah tahapan, mulai dari pengusulan hingga verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi dan kelayakan, khususnya bagi masyarakat yang tidak mampu,” ujar Bernard di Jakarta, Rabu.

Setelah lolos kriteria, proses selanjutnya adalah pengukuran agar ukuran kaki palsu sesuai dengan kebutuhan individu. Menurut Bernard, pembuatan alat bantu membutuhkan waktu sekitar dua pekan hingga satu bulan.

Kelompok penerima bantuan yang sudah mengikuti proses sejak Maret kemarin kini menjalani tahap pemasangan. “Hari ini menjadi jadwal pemasangan bagi warga yang telah melewati seluruh tahapan sejak bulan Maret,” tambahnya.

Sudinsos mengalokasikan bantuan kaki palsu bagi 20 penyandang disabilitas di wilayah Jakarta Selatan tahun ini. Jika masih ada warga yang membutuhkan, pihaknya berencana menambahkan pengadaan pada periode berikutnya.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu para penyandang disabilitas dalam beraktivitas sehari-hari serta meningkatkan kualitas hidup mereka,” tuturnya.

Salah satu penerima manfaat dari Kecamatan Setiabudi, Sadian (63), menyampaikan rasa puji atas bantuan tersebut. Ia menjelaskan kehilangan kaki karena harus melakukan amputasi akibat penyakit diabetes.

“Saya masih berusaha mencari nafkah dengan menarik ojek. Bantuan ini sangat membantu saya dalam menjalani rutinitas,” ujarnya.

Seorang penerima manfaat lainnya dari Kebayoran Baru, Muhammad Taufik (29), juga mengapresiasi pemberian alat bantu fisik gratis. Ia menyatakan alat bantu tersebut nyaman digunakan karena ukurannya telah disesuaikan.

“Saya berharap dapat segera memperoleh pekerjaan dan memiliki penghasilan tetap,” kata Taufik.