Prabowo Dorong Santri Gontor Siapkan Diri Melanjutkan Pembangunan Bangsa
Fukushimask.com – Presiden Prabowo Subianto menempatkan para santri dan santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor sebagai bagian penting dari generasi yang akan membawa Indonesia ke masa depan. Pesan itu disampaikan saat resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, pada Sabtu.
Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa estafet perjuangan bangsa berada di tangan generasi muda. Ia meminta para pelajar Gontor menjaga semangat belajar, menguatkan karakter, dan memanfaatkan nilai-nilai pesantren untuk memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Kalian lah yang akan mengambil alih. Kalian yang akan meneruskan perjuangan kita.
Peringatan satu abad Gontor menjadi momentum untuk melihat perjalanan lembaga pendidikan tersebut sekaligus menegaskan arti pendidikan karakter. Bagi para santri, pesan Presiden itu dapat dipahami sebagai ajakan untuk tidak hanya mengejar capaian pribadi, tetapi juga mempersiapkan diri menghadapi tanggung jawab sosial dan kebangsaan.
Nilai Pesantren untuk Masa Depan Indonesia
Prabowo menyampaikan bahwa generasi penerus perlu meneruskan panggilan sejarah dengan tindakan nyata. Ia mengingatkan para santri agar tetap memegang ajaran dan pembinaan yang telah mereka peroleh selama menempuh pendidikan di Gontor, serta menjadikannya dasar untuk berkarya bagi bangsa dan umat.
Teruskan panggilan sejarah. Teruskan perjuanganmu. Berbuat yang terbaik untuk bangsa dan umat.
Pesan tersebut berkaitan dengan peran pendidikan pesantren dalam membentuk pribadi yang memiliki pengetahuan, kedisiplinan, kemandirian, dan kesadaran hidup bersama. Dalam konteks pembangunan nasional, kualitas sumber daya manusia tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, melainkan pula oleh kesiapan untuk bekerja jujur, bertanggung jawab, serta berpihak pada kepentingan yang lebih besar.
Prabowo juga menyinggung Panca Jiwa Gontor, yaitu keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, Ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan. Lima nilai tersebut disebut sejalan dengan upaya membangun Indonesia. Keikhlasan menekankan pentingnya pengabdian, kesederhanaan mengajarkan pengendalian diri, sedangkan berdikari mengarah pada kemampuan untuk tidak bergantung sepenuhnya kepada pihak lain.
Nilai Ukhuwah Islamiyah memperkuat semangat persaudaraan, sementara kebebasan dapat dimaknai sebagai ruang untuk berpikir dan bertindak secara bertanggung jawab. Dalam kehidupan berbangsa yang beragam, nilai-nilai itu dapat menjadi bekal untuk menjaga persatuan tanpa meninggalkan keyakinan dan karakter masing-masing.
Saya selalu ingin ikhlas. Saya selalu ingin sederhana. Saya ingin bangsa kita berdiri di atas kaki kita sendiri.
Belajar dari Kelemahan
Selain berbicara mengenai harapan bagi masa depan, Presiden menekankan perlunya keberanian untuk mengevaluasi diri. Ia menilai manusia maupun bangsa harus mampu mengenali kekurangan yang ada, bukan hanya menonjolkan kelebihan atau membangun gambaran yang terlalu muluk tentang diri sendiri.
Kita harus berani melihat kelemahan-kelemahan kita. Gampang untuk kita bicara dengan hebat. Sulit untuk kita melihat kekurangan-kekurangan kita sendiri, kelemahan-kelemahan kita sendiri.
Sikap kritis terhadap diri sendiri menjadi bagian penting dalam proses belajar. Bagi pelajar, kemampuan menerima koreksi dapat membantu memperbaiki kebiasaan, memperluas wawasan, dan membangun ketahanan saat menghadapi tantangan. Dalam skala yang lebih luas, budaya evaluasi juga dibutuhkan agar pembangunan berjalan dengan kesadaran terhadap persoalan yang masih harus dibenahi.
Prabowo berharap ustaz dan ulama turut menumbuhkan keberanian generasi muda untuk memahami kelemahan serta kekurangannya. Peran pendidik dalam lingkungan pesantren tidak berhenti pada penyampaian ilmu, tetapi juga mencakup pembentukan watak, keteladanan, dan pendampingan ketika para santri menghadapi proses pendewasaan.
Meneruskan Cita-Cita Pendiri Gontor
Dalam acara tersebut, perjalanan Gontor selama 100 tahun dikaitkan dengan cita-cita para pendirinya: K.H Ahmad Sahal, K.H Zainuddin Fananie, dan K.H Imam Zarkasyi. Prabowo menyatakan bahwa gagasan luhur yang mereka tanamkan telah berkembang melampaui lingkungan awalnya, menjangkau berbagai daerah di Indonesia hingga berbagai penjuru dunia.
Usia satu abad menunjukkan panjangnya proses yang telah dilalui sebuah lembaga pendidikan. Namun, peringatan tersebut juga membawa tanggung jawab untuk menjaga keberlanjutan nilai yang diwariskan pendiri. Bagi Gontor, tantangan berikutnya adalah memastikan semangat keilmuan, pengabdian, dan kemandirian tetap relevan bagi generasi baru.
Resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Pesantren Darussalam Gontor turut ditandai dengan peresmian Balai Pertemuan Pondok Modern serta Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam Gontor oleh Presiden Prabowo. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari perkembangan institusi pendidikan di lingkungan Gontor.
Pesan utama dalam peringatan ini adalah bahwa masa depan bangsa memerlukan generasi yang siap belajar, berani menilai diri sendiri, dan mampu berdiri dengan kekuatan sendiri. Santri dan santriwati Gontor diharapkan membawa nilai tersebut ke ruang pengabdian mereka masing-masing, baik dalam pendidikan, pelayanan masyarakat, profesi, maupun kehidupan berbangsa.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Prabowo minta santri Gontor teruskan perjuangan?
Prabowo minta santri Gontor teruskan perjuangan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Prabowo minta santri Gontor teruskan perjuangan matter?
Prabowo minta santri Gontor teruskan perjuangan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

