Rilis Pers

Key Strategy: WSBP Tingkatkan Kontribusi dalam Pembangunan Infrastruktur Nasional, Dorong Penguatan Kinerja Perusahaan

Key Strategy WSBP: Perkuat Kontribusi Infrastruktur Nasional Key Strategy - Jakarta, Indonesia — PT Waskita Beton Precast Tbk, yang dikenal dengan singkatan

Desk Rilis Pers
Published July 14, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Key Strategy WSBP: Perkuat Kontribusi Infrastruktur Nasional

Key Strategy – Jakarta, Indonesia — PT Waskita Beton Precast Tbk, yang dikenal dengan singkatan WSBP, secara konsisten berupaya memperbesar peran serta perusahaan dalam mendukung program pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia. Upaya ini sejalan dengan Key Strategy jangka panjang yang bertujuan untuk mendorong penguatan kinerja secara berkelanjutan. Berdasarkan data yang dirilis hingga tanggal 30 Juni 2026, WSBP mencatatkan total pendapatan usaha mencapai angka Rp808,07 miliar selama periode Semester I tahun 2026. Pencapaian finansial ini merupakan hasil dari kontribusi masing-masing lini bisnis yang dijalankan oleh Perseroan. Melalui Key Strategy yang tepat, WSBP mampu meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas aset secara signifikan.

Distribusi Pendapatan Berdasarkan Lini Bisnis

Secara rinci, pendapatan tersebut bersumber dari beberapa segmen usaha utama. Lini bisnis Beton Precast memberikan kontribusi sebesar Rp310,30 miliar. Sementara itu, segmen Readymix & Quarry menyumbang Rp180,95 miliar. Bagian Jasa Konstruksi juga berperan signifikan dengan nilai Rp316,81 miliar. Seluruh kontribusi ini direalisasikan melalui pelaksanaan berbagai proyek strategis yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia. Implementasi Key Strategy ini memungkinkan WSBP untuk mengoptimalkan setiap lini bisnis secara maksimal.

Beberapa proyek yang sedang atau telah dikerjakan meliputi Proyek Tangguh UCC Onshore, pembangunan Gedung KCN Marunda, serta proyek Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi 3 bagian Cileles–Panimbang Fase 2 Paket 3. Selain itu, WSBP juga menangani Proyek Perbaikan Jalan Tol KAPB. Dalam sektor pendidikan dan fasilitas umum, Perseroan terlibat dalam pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura, Laboratorium Terpadu Universitas Khairun, serta Gedung L-SSIT Universitas Udayana. Berbagai proyek lainnya juga terus berjalan dengan mengedepankan tiga pilar utama, yaitu kualitas produk, ketepatan waktu pelaksanaan, dan aspek keselamatan serta kesehatan kerja. Key Strategy yang diterapkan memastikan setiap proyek diselesaikan sesuai standar yang ditetapkan.

Efisiensi Operasional dan Produktivitas Aset

Selaras dengan pelaksanaan proyek-proyek tersebut, WSBP terus berupaya menjaga efektivitas operasional melalui penerapan berbagai langkah efisiensi secara berkelanjutan. Hal ini tercermin dari penurunan Beban Umum dan Administrasi (BUA) yang mencapai 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka BUA turun dari Rp191,85 miliar pada Semester I 2025 menjadi Rp161,18 miliar pada Semester I 2026. Perseroan juga berhasil meningkatkan produktivitas aset dengan mengoptimalkan utilisasi fasilitas produksi guna mendukung efektivitas operasional secara berkelanjutan. Langkah ini memungkinkan WSBP menekan beban Non-Contributing Plant dari Rp17,74 miliar menjadi Rp5,31 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Key Strategy efisiensi ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan perusahaan.

Perseroan terus berfokus menjaga keberlangsungan operasional melalui penyelesaian proyek secara tepat mutu, tepat waktu, dan sesuai standar keselamatan kerja. Di saat yang sama, berbagai langkah efisiensi serta peningkatan produktivitas juga terus kami lakukan agar operasional perusahaan dapat berjalan lebih efektif serta mendukung penguatan kinerja usaha secara bertahap. Melalui Key Strategy yang terukur, kami yakin dapat mencapai target yang telah ditetapkan.

Ungkapan tersebut disampaikan oleh Fandy Dewanto, yang menjabat sebagai Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP. Pernyataan ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas dan efisiensi secara simultan. Implementasi Key Strategy ini juga mencakup peningkatan kolaborasi antar divisi untuk memastikan sinergi yang optimal dalam setiap proyek yang dikerjakan.

Optimalisasi Kapabilitas dan Tata Kelola Perusahaan

WSBP terus mengoptimalkan kapabilitas operasional melalui peningkatan produktivitas fasilitas produksi, pengendalian biaya, serta optimalisasi pemanfaatan aset dan sumber daya yang dimiliki. Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Perseroan dalam memperkuat fondasi operasional sekaligus menjaga daya saing perusahaan di tengah tantangan industri konstruksi. Ke depan, WSBP akan terus berfokus pada penyelesaian proyek-proyek yang sedang berjalan, menjaga kualitas produk dan layanan, serta melanjutkan berbagai inisiatif efisiensi secara berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Perseroan optimistis dapat terus memperkuat kinerja operasional serta menangkap peluang usaha yang mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan. Key Strategy ini menjadi panduan utama dalam setiap pengambilan keputusan strategis.

Di tengah upaya memperkuat kinerja dan menjaga keberlanjutan usaha, WSBP terus memastikan setiap proses bisnis dijalankan dengan mengedepankan tata kelola yang baik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengelolaan perusahaan yang profesional, kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, serta pengambilan keputusan yang mengedepankan kepentingan jangka panjang Perseroan dan para pemangku kepentingan. Seluruh upaya ini menunjukkan bahwa WSBP tidak hanya berorientasi pada pencapaian target finansial, tetapi juga pada pembangunan nilai jangka panjang bagi seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem bisnis perusahaan. Melalui Key Strategy yang konsisten, WSBP siap menghadapi tantangan masa depan dengan lebih percaya diri.

Leave a Comment