Rifqi Fitriadi borong gelar, juarai tunggal dan ganda ITF M15 Wuning

3 days ago  ·  3 min read
By Linda Martin - fukushimask.com
khrisna-edit-1784494183-0c732044c9

Rifqi Fitriadi Raih Kemuncak Prestasi dengan Dua Gelar di ITF M15 Wuning

fukushimask.com – Petenis Indonesia Muhammad Rifqi Fitriadi kembali membuktikan kualitasnya di kancah tenis internasional. Dalam pekan keempat rangkaian turnamen ITF M15 yang diselenggarakan di Wuning, China, ia berhasil menyapu bersih kedua gelar yang diperebutkan. Pencapaian ini menandai puncak performa terbaiknya sepanjang empat pekan berlaga di turnamen tersebut. Dengan meraih juara tunggal dan ganda dalam satu turnamen yang sama, petenis berusia 27 tahun ini menunjukkan konsistensi luar biasa.

Kemenangan Dramatis di Final Ganda

Sehari sebelum final tunggal, tepatnya pada Sabtu (18 Juli), Rifqi telah memastikan diri meraih trofi ganda. Bersama pasangannya dari Armenia, Daniil Sarksian, mereka menghadapi tantangan berat dari unggulan keempat asal Taiwan, pasangan Hsieh Cheng-Peng dan Lai Chuan-Kai. Pertandingan berlangsung sangat sengit dan harus diselesaikan melalui super tie-break setelah kedua pasangan saling menang satu set.

Awalnya, Rifqi dan Sarksian kehilangan set pertama melalui tie-break yang berlangsung ketat. Namun, mereka menunjukkan mentalitas juara dengan bangkit di set kedua dan kembali memenangi tie-break untuk memaksa pertandingan menuju super tie-break. Di babak penentuan, pasangan unggulan pertama ini tampil lebih stabil dan mengamankan kemenangan tipis dengan skor 12-10. Kemenangan ini menjadi bukti konsistensi dan kerja keras mereka sepanjang turnamen.

“Kemenangan ganda ini menjadi fondasi kuat bagi kami untuk tampil maksimal di final tunggal keesokan harinya,” ujar Rifqi setelah pertandingan.

Final Tunggal yang Menunjukkan Dominasi

Pada hari Minggu, Rifqi kembali tampil gemilang di final tunggal. Lawannya adalah unggulan ketiga asal Korea Selatan, Hoyoung Roh. Pertandingan ini menunjukkan performa konsisten dari Rifqi yang tidak pernah kehilangan fokus sepanjang laga. Setelah mengamankan set pertama dengan skor 6-4, pemain Indonesia terus menekan permainan di set kedua hingga berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan 6-3.

Kemenangan ini bukan hanya sekadar gelar tunggal, tetapi juga menjadi gelar ketiga dalam karier Rifqi. Gelar pertama diraihnya pada seri ketiga ITF M15 Jakarta 2023, sementara kemenangan di Wuning ini mengakhiri penantian hampir tiga tahun untuk kembali meraih trofi tunggal ITF. Prestasi ini menjadi momentum penting dalam perjalanan kariernya.

Konteks Perjalanan Turnamen

Keberhasilan Rifqi menyapu bersih dua gelar di pekan keempat ini menjadi pencapaian luar biasa mengingat hasil-hasil sebelumnya. Pada pekan ketiga, langkahnya di nomor tunggal terhenti di perempat final setelah dikalahkan petenis Swedia, Arvid Nordquist. Sementara itu, di nomor ganda, ia harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari unggulan pertama asal China, Zijiang Yang dan Yaojie Zheng, yang berpasangan dengan petenis Korea Selatan, Duckhee Lee.

Perjalanan yang tidak selalu mulus ini justru membuat kemenangan di pekan keempat menjadi lebih bermakna. Rifqi membuktikan bahwa ia mampu bangkit dari kekalahan sebelumnya dan tampil optimal ketika dibutuhkan. Konsistensi ini menjadi modal berharga untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi di masa depan.

Antusiasme Menuju Asian Games 2026

Prestasi ganda gelar ini menjadi bekal positif bagi Rifqi dalam mempersiapkan diri menghadapi agenda internasional yang lebih besar. Salah satu target utamanya adalah memperkuat tim Indonesia pada Asian Games 2026 yang akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang. Dengan pengalaman berlaga di turnamen ITF M15 Wuning yang berlangsung selama empat pekan, Rifqi telah menunjukkan bahwa ia memiliki kualitas untuk bersaing di level regional dan internasional.

Performa konsisten sepanjang turnamen, kemampuan bangkit dari kekalahan, serta mentalitas juara yang ditunjukkan dalam final ganda dan tunggal menjadi fondasi kuat bagi Rifqi. Dua gelar yang diraih bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi tenis Indonesia di kancah internasional.

MORE FROM THIS CATEGORY

khrisna-edit-1783906568-8d19bf2a19

Sinner juarai Wimbledon 2026

kan Takhta Wimbledon 2026 What Happened During - Jakarta - Jannik Sinner berhasil mempertahankan mahkota Wimbledon setelah mengalahkan Alexander Zverev dalam