Latest Program: Pelatih: Pebasket 3×3 putri Indonesia tampil solid sesuai “gameplan”
Pelatih: Pebasket 3×3 Putri Indonesia Tampil Solid Sesuai “Gameplan”
Jakarta, Rabu (25/4) – Pelatih tim nasional bola basket 3×3 putri Indonesia, Fandi Andika Ramadhani, menjelaskan bahwa seluruh anggota timnya mampu bermain konsisten sesuai dengan strategi yang telah dipersiapkan sebelumnya. Kemenangan atas Makau di babak penyisihan grup Asian Beach Games Sanya 2026 menjadi bukti bahwa para pemain telah mengikuti instruksi secara baik, yang memungkinkan mereka meraih tiket ke fase gugur. Pertandingan berakhir dengan skor 17-12, membuat Indonesia melangkah ke babak selanjutnya setelah tampil dominan di laga terakhir Grup C di Sanya Sport Centre Gymnasium, Tiongkok.
Strategi yang Diterapkan untuk Menekan Lawan
Coach Rama, panggilan akrab Fandi Andika Ramadhani, mengungkapkan bahwa timnya telah membangun skema permainan yang disebutnya sangat cocok untuk menghadapi lawan. “Pertandingan hari ini berjalan sesuai rencana kami, yakni memastikan lawan tidak merasa nyaman untuk mencetak angka dua poin,” katanya. Fokus utama tim adalah menjaga tekanan pertahanan sejak awal hingga akhir pertandingan, sehingga lawan terpaksa terus-menerus menghadapi intensitas serangan yang tinggi. Dengan cara ini, Indonesia mampu memperkecil ruang gerak Makau dan mengunci kemenangan.
“Secara permainan, pertandingan tadi sesuai dengan apa yang kami persiapkan, yakni bagaimana bertahan dalam menjaga lawan biar jangan sampai nyaman untuk nembak dua poin,” kata pelatih yang kerap disapa Coach Rama itu.
Coach Rama menambahkan bahwa disiplin para pemain menjadi kunci keberhasilan mereka dalam menyelesaikan laga tersebut. “Jadi lawan harus terus ditekan,” ujar dia. Penekanan pada pertahanan sejak awal pertandingan menghasilkan dominasi bola dan minimnya kesalahan serius. Kondisi ini memberikan keuntungan signifikan, terutama dalam menghadapi lawan yang belum terbiasa dengan ritme cepat yang dipertahankan oleh Indonesia.
Hasil Klasemen Grup dan Pertandingan Sebelumnya
Setelah mengalahkan Makau, Indonesia berada di posisi kedua klasemen akhir grup. Timnas putri berhasil meraih dua kemenangan dan satu kekalahan, yang membawa mereka ke babak 16 besar. Sebelumnya, tim Merah Putih mengawali perjalanan di Grup C dengan kekalahan 11-15 melawan Filipina. Namun, mereka bangkit pada pertandingan kedua dengan mengalahkan Kyrgyzstan dengan skor 6-11, sebelum menutup grup dengan kemenangan penting melawan Makau. Hasil tersebut membuat Filipina menjadi juara grup setelah meraih tiga kemenangan beruntun, sementara Makau mengisi posisi ketiga dengan satu kemenangan dan dua kekalahan, dan Kyrgyzstan terpantau di posisi terbawah.
Kemenangan atas Makau tidak hanya menjamin langkah ke fase gugur, tetapi juga memberikan momentum positif untuk membangun kepercayaan diri. Coach Rama menekankan bahwa hasil ini merupakan bukti bahwa tim telah memahami peran masing-masing dan bekerja sama secara harmonis. “Para pemain menunjukkan sikap profesional dalam menjalankan tugas, baik di babak pertama maupun akhir pertandingan,” imbuhnya.
Lawan di Babak 16 Besar dan Jadwal Pertandingan
Timnas 3×3 putri Indonesia kini menunggu lawan di babak 16 besar. Berdasarkan hasil klasemen Grup B, potensi lawan meliputi Malaysia, Taiwan, atau Mongolia. “Tentu saja kita sedang menunggu hasil akhir dari grup lain,” katanya. Babak 16 besar akan berlangsung pada Selasa (28/4) mulai pukul 10.00 WIB. Sesi pertandingan tersebut akan menjadi ujian pertama bagi Indonesia di babak fase gugur, setelah hanya memiliki jeda pemulihan yang singkat.
Kondisi fisik para pemain menjadi tantangan tersendiri, karena mereka harus cepat memulihkan energi setelah bermain selama satu hari. “Pertandingan hari ini cuma satu, jadi kita masih punya waktu untuk recovery kondisi fisik,” tambah Coach Rama. Meski begitu, persiapan tim tetap dilakukan secara intensif, termasuk di dalam sesi latihan fisik dan taktik yang dirancang khusus untuk menjaga konsistensi performa.
Komposisi Tim dan Harapan ke Depan
Dalam mengikuti Asian Beach Games Sanya 2026, Indonesia diperkuat oleh empat pemain inti. Mereka adalah Berlian Yesi Triutari, Diva Intan Nur Fadillah, Angelica Jennifer Candra, dan Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi. Kombinasi keempat nama tersebut diharapkan mampu menggandeng tim menjadi lebih kuat di babak berikutnya. Berlian Yesi Triutari, sebagai kapten tim, mengemukakan bahwa keberhasilan kali ini menjadi motivasi baru untuk terus meningkatkan kualitas permainan.
