What Happened During: Kemdiktisaintek: Jangan tergesa-gesa bertransformasi jadi PTNBH

Kemdiktisaintek: Jangan terburu-buru berubah menjadi PTNBH

Makassar – Dalam acara pelantikan Rektor Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa di Makassar, Senin, Staf Khusus Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Ismail Hasani memberikan peringatan agar institusi pendidikan tidak terlalu cepat mengambil langkah menuju status PTNBH. Ia menekankan bahwa transisi ini harus didasarkan pada kesiapan sumber daya manusia (SDM) di kampus.

Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) Bukan Solusi Tunggal

Ismail Hasani menyampaikan bahwa meskipun menjadi PTNBH adalah harapan banyak universitas, status tersebut tidak otomatis menjamin keberhasilan transformatif. Ia menekankan bahwa tanpa kepemimpinan yang mampu menggerakkan perubahan, serta dukungan dari Majelis Wali Amanah, Senat Akademik, dosen, dan mahasiswa, transformasi ini bisa menghadapi hambatan.

“Otonomi kampus itu memang membuat para rektor tertarik. Saya percaya Bapak/Ibu sekalian luar biasa, tetapi jika kemampuan mengatur dan menggabungkan semua sumber daya di kampus belum cukup, mungkin PTNBH juga akan kesulitan menunjukkan hasil yang diharapkan,” ujar Ismail Hasani.

Ia juga menyatakan bahwa otonomi pendidikan melalui PTNBH bukan satu-satunya jalan untuk meningkatkan kualitas institusi. Dengan model Badan Layanan Umum (BLU), kata dia, perubahan yang efektif tetap bisa dicapai tanpa harus mengubah status menjadi PTNBH.