New Policy: DKI kemarin, pengelolaan TPST Bantargebang hingga CFD Rasuna Said
DKI Jakarta: Update Berita Minggu ke Senin, Fokus pada TPST Bantargebang dan CFD Rasuna Said
New Policy – Jakarta menjadi sorotan berbagai isu penting dalam satu minggu terakhir, dengan berbagai inisiatif pemerintah yang diumumkan ke publik. Pada hari Minggu, berbagai perubahan besar di kawasan ibu kota kembali menjadi topik utama. Mulai dari sistem pengelolaan sampah yang dianggap perlu direvisi hingga pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said. Berikut rangkuman detail berita terkini:
Revisi Sistem Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempertimbangkan pengaturan ulang sistem penanganan limbah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang setelah dinyatakan sebagai salah satu sumber emisi gas metana terbesar di dunia. Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, mengingatkan bahwa ketergantungan pada TPST Bantargebang sebagai pusat penumpukan sampah harus diubah. “Kita tidak bisa terus mengandalkan Bantargebang sebagai tempat pembuangan akhir utama,” ujarnya dalam wawancara di Jakarta, Minggu.
“Kita tidak bisa terus mengandalkan Bantargebang sebagai tempat pembuangan akhir utama,” kata Hardiyanto Kenneth, anggota DPRD DKI Jakarta.
TPST Bantargebang, yang berada di daerah Bekasi, Jakarta Timur, telah menjadi pusat pengolahan sampah terpadu sejak lama. Namun, terkait jumlah emisi gas metana yang dihasilkannya, Pemprov DKI menilai perlu adopsi metode baru untuk mengurangi dampak lingkungan. Perubahan ini diperkirakan akan memengaruhi kebijakan daerah dalam pengelolaan sampah, termasuk penyempurnaan infrastruktur dan proses pengolahan. Tantangan utama adalah menyeimbangkan kebutuhan masyarakat dengan keberlanjutan lingkungan.
CFD Rasuna Said akan Berlaku Mulai 1 Juni 2026
Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, diumumkan akan dimulai efektif 1 Juni 2026. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa kebijakan ini telah siap dijalankan setelah seluruh fasilitas pendukungnya selesai dibangun. “Mengenai Car Free Day, memang secara khusus baik itu di Sudirman-Thamrin maupun di Rasuna Said kita akan efektif dimulai 1 Juni,” jelas Pramono usai meresmikan klenteng Tian Fu Gong di PIK, Minggu.
“Mengenai Car Free Day, memang secara khusus baik itu di Sudirman-Thamrin maupun di Rasuna Said kita akan efektif dimulai 1 Juni,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Kebijakan CFD ini menjadi bagian dari upaya DKI Jakarta dalam menata kota yang lebih hijau dan sehat. Sejak 2020, sejumlah kawasan seperti Sudirman-Thamrin sudah menerapkan kebijakan serupa, namun kini Rasuna Said akan menjadi area kedua yang menerapkan sistem bebas kendaraan bermotor. Perubahan ini diharapkan meningkatkan kualitas udara, mengurangi kemacetan, serta mendorong penggunaan transportasi alternatif seperti sepeda dan pejalan kaki.
LRT Jakarta Dibuka ke PIK 2 dan Bandara Soetta
Peluang pengembangan jalur Light Rail Transit (LRT) Jakarta ke kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 dan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) semakin terbuka. Pramono Anung, dalam acara peresmian klenteng Tian Fu Gong di PIK, mengungkapkan bahwa pengembangan ini bisa menjadi solusi untuk mempercepat akses transportasi massal. “Tadi saya bisik-bisik kepada CEO Agung Sedayu, mungkin sudah waktunya untuk dibuka LRT dari Velodrome sampai dengan tempat ini (PIK 2),” tuturnya.
“Tadi saya bisik-bisik kepada CEO Agung Sedayu, mungkin sudah waktunya untuk dibuka LRT dari Velodrome sampai dengan tempat ini (PIK 2),” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Jalur LRT yang akan dibangun diharapkan memperkuat konektivitas antara pusat kota dengan daerah penyangga. Dengan memperpendek waktu tempuh antara PIK 2 dan Bandara Soetta, infrastruktur ini bisa meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat dan mengurangi beban lalu lintas di jalur utama. Proyek ini juga sejalan dengan visi DKI dalam membangun sistem transportasi yang ramah lingkungan dan efisien.
Menjaga Jakarta sebagai Destinasi Sport Tourism
Pada acara flag off Half Marathon Digiland Run 2026 di Plaza Utara Gelora Bung Karno, Pramono Anung menekankan pentingnya Jakarta sebagai pusat destinasi olahraga dan wisata. Acara tersebut diikuti oleh lebih dari 12.500 peserta dari dalam dan luar negeri, menunjukkan popularitas kota sebagai lokasi event sport tourism. “Mengapresiasi penyelenggaraan Digiland Run 2026 yang dinilai berhasil menghadirkan energi positif sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia,” ujarnya.
“Mengapresiasi penyelenggaraan Digiland Run 2026 yang dinilai berhasil menghadirkan energi positif sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia,” kata Pramono Anung di Plaza Utara Gelora Bung Karno.
Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi DKI Jakarta untuk menarik lebih banyak wisatawan internasional. Event olahraga massal seperti maraton tidak hanya menarik partisipan lokal, tetapi juga menjadi ajang promosi destinasi pariwisata olahraga. Pramono menilai Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi kota yang dipilih sebagai tempat pengembangan sport tourism, terutama dengan peningkatan infrastruktur dan lingkungan yang mendukung acara besar.
DKI Gencarkan Edukasi Penanganan Hewan Kurban
Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta sedang menggencarkan sosialisasi mengenai cara penyembelihan serta penanganan hewan kurban yang higienis. Aktivitas ini dilakukan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, dengan harapan masyarakat dan pelaku usaha dapat menerapkan praktik yang sesuai standar halal. “Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas KPKP tidak hanya memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban, tetapi juga menggencarkan pelatihan dan sosialisasi kepada para pelaku usaha maupun masyarakat,” tutur Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok.
“Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas KPKP tidak hanya memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban, tetapi juga menggencarkan pelatihan dan sosialisasi kepada para pelaku usaha maupun masyarakat,” kata Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok.
Edukasi ini bertujuan mengurangi risiko kontaminasi pada daging kurban dan meningkatkan kesejahteraan hewan yang disembelih. Dinas KPKP juga mengingatkan pentingnya kebersihan dan prosedur yang benar dalam proses pemotongan, baik untuk keperluan konsumsi maupun distribusi ke pasar. Selain itu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengenalkan standar pengolahan makanan yang ramah lingkungan dan memenuhi syarat agama.
Kebijakan-kebijakan yang diumumkan minggu ini menunjukkan komitmen DKI Jakarta dalam menghadapi berbagai tantangan perkotaan. Dari pengurangan emisi gas metana hingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui transportasi yang lebih baik, Pemprov DKI terus berupaya membangun Jakarta menjadi kota yang berkelanjutan dan inklusif. Semua inisiatif ini dilakukan secara bertahap, dengan harapan bisa berdampak signifikan dalam jangka panjang.
