What Happened During: KuCoin Web3 Hadirkan Ratusan Saham Berbasiskan Token Digital dari Ondo pada Self-Custodial Wallet
KuCoin Web3 Hadirkan Akses ke Ratusan Aset Sekuritas Token Digital dari Ondo di Wallet Self-Custodial
What Happened During – Providenciales, Kepulauan Turks dan Caicos, (ANTARA/PRNewswire) – KuCoin Web3, platform inovatif dalam ekosistem blockchain, hari ini mengumumkan integrasi dengan Ondo Global Markets, platform yang menawarkan akses ke aset sekuritas berbasis token digital terbesar di dunia. Langkah ini memberikan pengguna kemampuan untuk mengeksplorasi dan mengelola lebih dari 260 aset riil dunia nyata (real-world assets/RWA) yang telah ditokenisasi, dengan menggabungkan sektor keuangan tradisional (TradFi) dan pertukaran kripto dalam satu antarmuka. Integrasi ini memperluas fungsi KuCoin Web3 Wallet dari hanya berfokus pada perpetual trading menjadi solusi yang lebih lengkap untuk penggunaan aset di lingkungan ekonomi blockchain.
Menjadi Gerbang Pengelolaan Aset di Web3
Dengan integrasi ini, pengguna KuCoin Web3 Wallet dapat langsung mengakses instrumen keuangan seperti saham dan ETF Amerika Serikat dalam bentuk token. Ini termasuk aset terkenal seperti saham NVIDIA, Apple, Tesla, Microsoft, dan Amazon, serta ETF berbasis emas, perak, dan indeks Nasdaq. Fungsi wallet yang terdesentralisasi ini memungkinkan pengguna menyimpan dan mengakses aset kripto serta sekuritas digital secara bersamaan tanpa perlu bergantung pada pihak ketiga. Gas Meng, Lead Wallet Operation di KuCoin Web3, menegaskan bahwa integrasi ini mencerminkan visi perusahaan untuk mengubah dompet digital menjadi alat akses yang lebih kuat ke peluang finansial on-chain.
“Kami melihat potensi besar dari penggabungan aset kripto, native perps, dan sekuritas token digital dalam satu platform. Hal ini menciptakan pengalaman yang lebih terpadu, memungkinkan pengguna mengakses semua jenis aset secara real-time sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas portofolio mereka,” kata Gas Meng.
Min Lin, Managing Director Global Business Development di Ondo Finance, menambahkan bahwa ini membuka akses yang lebih luas bagi jutaan pengguna kripto. “Dengan fitur ini, mereka dapat memperluas portofolio ke aset yang sebelumnya hanya tersedia melalui broker tradisional,” ujarnya. Ondo Finance, sebagai penyedia infrastruktur tokenisasi RWA, berperan penting dalam menghubungkan ekosistem blockchain dengan pasar keuangan tradisional. Dengan struktur yang memenuhi regulasi, perusahaan ini menghadirkan produk keuangan berstandar institusi di dunia digital.
Peran Ondo Global Markets dalam Ekosistem Blockchain
Ondo Global Markets, platform penerbitan dan penarikan dana untuk sekuritas berbasis token, menjadi bagian kunci dari integrasi ini. Melalui layanan ini, investor dapat melakukan transaksi saham dan ETF Amerika Serikat secara langsung dari dompet self-custodial, tanpa mengorbankan keamanan atau kontrol atas aset. Aktivitas trading di platform ini umumnya berjalan 24 jam sehari, lima hari seminggu, sesuai dengan jam operasional pasar AS. Ketersediaan jaringan Ethereum dan BNB juga memperluas akses global pengguna, sekaligus menjaga keunggulan keamanan yang menjadi ciri khas wallet terdesentralisasi.
Fitur integrasi ini merupakan kelanjutan dari peluncuran perpetual trading in-wallet yang sebelumnya telah dilakukan KuCoin. Selain itu, pengguna juga bisa menemukan peluang investasi lebih awal dengan dukungan Smart Money, mengeksplorasi lebih dari 1.000 aplikasi dezentralisasi (DApps), serta mengikuti peluncuran token baru melalui Airdrop Hub. Semua ini menciptakan lingkungan yang lebih dinamis dan mudah digunakan bagi pengguna yang ingin menggabungkan keuangan tradisional dengan teknologi blockchain.
Manfaat Praktis untuk Pengguna
Integrasi KuCoin Web3 dengan Ondo menawarkan manfaat nyata, termasuk efisiensi dalam proses pendaftaran dan navigasi multiplatform. Pengguna tidak perlu mengalihkan antara aplikasi berbeda untuk mengelola aset kripto dan sekuritas digital. Selain itu, layanan ini mengurangi intervensi pihak ketiga, tetap menjaga kebebasan pengguna dalam mengakses dan mengatur portofolio mereka. Ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan transparansi dan keandalan dalam ekonomi on-chain.
KuCoin Web3 Wallet, sebagai dompet digital lintasjaringan, tidak hanya menyediakan pertukaran aset melalui agregator DEX tetapi juga memperdagangkan kontrak perpetual dengan dukungan Hyperliquid. Pengguna bisa mengeksplorasi aset riil dunia nyata, termasuk saham dan ETF, tanpa meninggalkan lingkungan blockchain. Dengan adanya fitur ini, wallet ini semakin menjadi jembatan antara keuangan tradisional dan teknologi Web3, memperkuat posisi KuCoin sebagai platform yang inovatif.
Perkembangan Ekosistem RWA di Web3
Kemunculan aset RWA di blockchain mencerminkan pergeseran signifikan dalam cara orang mengelola kekayaan. Dengan Ondo Finance sebagai penyedia infrastruktur tokenisasi, aset riil seperti saham dan ETF kini bisa diakses secara digital dan mudah diperdagangkan. Integrasi ini tidak hanya memperkaya portofolio pengguna, tetapi juga menunjukkan potensi ekosistem RWA dalam memperluas akses ke pasar global. Gas Meng menjelaskan bahwa penggunaan tokenisasi RWA di KuCoin Web3 Wallet merupakan bagian dari upaya untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih intuitif dan terpadu.
Menurut Min Lin, Ondo Finance juga menghadirkan produk keuangan yang kompatibel dengan standar institusi. “Kami berkomitmen untuk memastikan sekuritas token digital bisa diakses oleh pengguna dari berbagai latar belakang, termasuk investor retail dan institusi,” tambahnya. Hal ini menjadikan platform Ondo sebagai solusi yang menghubungkan dua dunia keuangan, memperkuat prinsip transparansi dan efisiensi yang menjadi bagian dari transformasi digital.
Kompetensi KuCoin Web3 Wallet
KuCoin Web3 Wallet dirancang untuk menjadi dompet yang aman, mudah digunakan, dan fleksibel. Fungsi lintasjaringan memungkinkan pengguna memperdagangkan aset antar platform, sementara fitur non-custodial memberikan kendali penuh atas portofolio mereka. Pengguna juga bisa memanfaatkan layanan lain seperti eksplorasi DApps, pertukaran token, dan akses ke aset yang sudah terintegrasi. Dengan adanya integrasi Ondo, wallet ini menjadi lebih dari sekadar alat penyimpanan—ia menjadi pusat pengelolaan aset yang komprehensif.
Dalam wawancara dengan ANTARA, Gas Meng menjelaskan bahwa integrasi ini adalah bentuk komitmen KuCoin untuk menyediakan alat yang memadukan keuangan tradisional dan blockchain. “Kami ingin memastikan pengguna bisa memperoleh keuntungan dari kedua sektor tersebut tanpa hambatan, sehingga mereka bisa mengatur portofolio dengan lebih cepat dan lebih efektif,” katanya. Min Lin menyambut langkah ini sebagai langkah penting menuju ekonomi yang terdesentralisasi dan lebih inklusif. “Ini adalah jembatan yang menghubungkan pasar tradisional ke dunia Web3, dengan memperkuat keamanan dan kecepatan transaksi,” ujarnya.
Dengan peningkatan fitur ini,
