Pemkot Madiun Promosikan Ekraf UMKM dalam Teras Kriya 2026
Historic Moment – Ini adalah momen Historic Moment penting bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Madiun. Dalam rangka mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif, Pemkot Madiun meluncurkan acara Teras Kriya 2026 sebagai platform untuk menunjukkan potensi produk lokal. Acara yang digelar di Gedung Dekranasda ini tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga upaya memperkuat daya saing usaha kecil melalui inovasi dan kualitas.
Kolaborasi dan Edukasi untuk Penguatan Ekraf
Teras Kriya 2026 dirancang sebagai event yang menyatukan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Ahsan Sri Hasto, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah, menjelaskan bahwa acara ini mengusung tema “Kreativitas Tanpa Batas, Produk Lokal Berkualitas” untuk mendorong para pengusaha menghasilkan inovasi yang bersaing. “Kami ingin menghadirkan Historic Moment ini sebagai bukti bahwa produk Madiun bisa mendapat apresiasi nasional dan internasional,” ujarnya.
“UMKM harus menjadi pilar ekraf yang mandiri, dan Teras Kriya 2026 menjadi wadah untuk membangun kepercayaan diri mereka,” tambah Ahsan dalam pidatonya.
Lebih dari 30 pelaku usaha terlibat dalam acara ini, termasuk perajin dan pengusaha yang menampilkan kerajinan tangan, pakaian, aksesori, serta makanan khas. Ahsan menekankan bahwa keberhasilan Teras Kriya 2026 akan menjadi Historic Moment yang mendorong ekraf sebagai motor pertumbuhan ekonomi.
Inovasi dan Keterlibatan Masyarakat
Sebagai bagian dari Historic Moment ini, Pemkot Madiun menyediakan berbagai kegiatan pendukung. Pelatihan industri hijau, talkshow tentang peran perempuan dalam wirausaha, workshop, dan diskusi menjadi elemen utama yang memperkaya pengalaman pengunjung. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan pelaku usaha dan membangun jaringan kolaborasi.
“Kami ingin menciptakan ruang edukasi yang menginspirasi para pengusaha untuk mengembangkan inovasi yang mencerminkan budaya lokal,” kata Ahsan.
Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menegaskan bahwa Teras Kriya 2026 adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ekosistem usaha yang mandiri. “Kami percaya Historic Moment ini akan menjadi langkah awal dalam menempatkan Madiun sebagai pusat kreativitas di Jawa Timur,” tuturnya.
Kompetisi Sehat dan Dukungan Pemkot
Teras Kriya 2026 tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga menciptakan kompetisi sehat di antara pelaku usaha. Ahsan menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan standar produksi, desain kemasan, dan kualitas barang. “Dengan Historic Moment ini, para pengusaha bisa menguji inovasi mereka dan meraih pasar yang lebih luas,” kata dia.
“Pemkot Madiun siap memberikan fasilitas dan pelatihan yang optimal untuk mendukung pertumbuhan ekraf,” ujarnya.
Kompetisi ini juga diharapkan memicu perubahan mindset pelaku usaha, memotivasi mereka untuk terus meningkatkan kreativitas dan profesionalisme. Panuntun menambahkan bahwa acara ini menjadi Historic Moment yang menggambarkan komitmen kota dalam mengembangkan ekonomi kreatif sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi.
Momen Bersejarah dalam Pariwisata
Teras Kriya 2026 diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Madiun ke-108 tahun. Acara ini menjadi Historic Moment yang menghadirkan produk lokal ke tengah masyarakat, termasuk wisatawan. Dengan peningkatan kualitas dan inovasi, produk ekraf Madiun diharapkan bisa bersaing di pasar global.
“Dalam era pariwisata, UMKM harus siap menghadirkan nilai tambah yang mencerminkan identitas budaya Kota Madiun,” kata Panuntun.
Pemkot Madiun juga berharap kegiatan ini menjadi Historic Moment yang berkelanjutan, dengan program-program serupa di masa depan. “Teras Kriya 2026 bukan sekadar acara, tetapi gerakan untuk membangun ekosistem ekraf yang berkelangsungan,” tambahnya.
Masa Depan Ekraf Madiun
Teras Kriya 2026 berlangsung selama tiga hari, dari 3 hingga 5 Juli 2026. Event ini menjadi Historic Moment pertama yang menunjukkan komitmen Pemkot Madiun dalam mengembangkan sektor ekraf. Selain pameran, acara ini juga menyediakan sesi “Sobat Kopi” dan lomba mewarnai bagi anak-anak untuk menarik perhatian berbagai kalangan.
“Dengan Historic Moment ini, kita melangkah lebih jauh dalam mempromosikan keunggulan produk lokal,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi contoh keberhasilan bagi daerah lain dalam menghadirkan inovasi dan kualitas. Ahsan menegaskan bahwa Teras Kriya 2026 adalah bagian dari upaya membangun ekraf sebagai pintu masuk ke pasar ekspor dan nasional. “Dengan Historic Moment ini, kita mengharapkan dampak positif yang berkelanjutan bagi ekonomi kota,” pungkasnya.
