Program Terbaru: PT PAL Indonesia perkuat maritim nasional di usia ke-46
PT PAL Indonesia perkuat maritim nasional di usia ke-46
Dalam rangka perayaan ulang tahun ke-46, PT PAL Indonesia mencapai sejumlah pencapaian strategis yang memperkuat perannya sebagai penopang utama sektor maritim nasional. Perusahaan ini dianggap sebagai simbol kemandirian bangsa dalam membangun daya tahan laut dan meningkatkan kinerja industri dalam negeri.
“Dari galangan kapal nasional, PT PAL telah berkembang menjadi salah satu kekuatan strategis di bidang maritim dan pertahanan kawasan,” ujar Kaharuddin Djenod, Direktur Utama PT PAL Indonesia, Rabu.
Kaharuddin menegaskan bahwa pencapaian ini diraih seiring usia perusahaan yang mencapai 46 tahun, tepatnya pada 15 April 2026. Di tingkat global, PT PAL semakin meningkatkan kehadirannya melalui kerja sama dengan negara-negara serta mitra strategis di berbagai kawasan, seperti Asia Tenggara, Asia Barat, Afrika, dan Eropa. Perusahaan juga sedang mengeksplorasi peluang ekspor, transfer teknologi, serta kolaborasi pengembangan industri untuk memperluas pengaruhnya di panggung global.
Sejak 46 tahun berdiri, PT PAL telah membuktikan kemampuan Indonesia dalam menghasilkan industri maritim dan pertahanan yang patut dibanggakan. Namun, Kaharuddin mengingatkan bahwa proses ini belum berakhir, mengingat tantangan dunia luar dan perubahan dinamika geopolitik yang terus berkembang. Selain itu, ia menyebutkan bahwa kebutuhan teknologi terbaru mendorong perusahaan untuk terus bertransformasi, meningkatkan inovasi, dan memperluas peran di tingkat internasional.
“Masa depan akan menjadi tantangan baru bagi PT PAL, dengan fokus pada inovasi, ekspansi kerja sama, serta memastikan industri maritim nasional dapat bersaing secara global,” kata dia.
Menurut Kaharuddin, langkah ke depan meliputi penguatan kemandirian industri pertahanan, peningkatan kapasitas produksi, digitalisasi galangan, pengembangan shipyard ramah lingkungan, serta pengembangan riset berbasis teknologi masa depan. PT PAL juga menargetkan peningkatan kontribusi ekspor dan pembangunan ekosistem industri maritim yang lebih terpadu. Sampai saat ini, perusahaan dianggap sebagai bagian penting dari upaya Indonesia menjaga keutuhan wilayah laut, memperkuat kemampuan pertahanan, dan meningkatkan konektivitas nasional.
