Video

Lukisan tertua dunia – Menbud minta jaga cagar budaya Goa Liangkobori

Menbud Serukan Pelestarian Goa Liangkobori Setelah Penemuan Lukisan Tertua Dunia Warisan Budaya Berusia 67.800 Tahun di Sulawesi Tenggara Lukisan tertua dunia

Desk Video
Published July 12, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Menbud Serukan Pelestarian Goa Liangkobori Setelah Penemuan Lukisan Tertua Dunia

Warisan Budaya Berusia 67.800 Tahun di Sulawesi Tenggara

Lukisan tertua dunia – Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, telah menyampaikan ajakan penting kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaga cagar budaya di Desa Liangkobori, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara. Pelestarian situs ini menjadi tanggung jawab bersama mengingat nilai historisnya yang luar biasa. Temuan ini telah mengubah perspektif dunia tentang perkembangan seni manusia purba dan menempatkan Indonesia di peta global sebagai negara dengan warisan budaya yang sangat kaya.

Penemuan yang menggemparkan dunia ini merupakan lukisan cadas yang terukir pada dinding-dinding goa alami. Berdasarkan hasil penelitian kolaboratif yang melibatkan para peneliti dari Indonesia dan Australia, lukisan-lukisan tersebut telah berusia 67.800 tahun. Angka ini menjadikan mereka sebagai lukisan tertua yang pernah ditemukan di seluruh dunia, melampaui banyak penemuan sebelumnya di berbagai belahan bumi. Proses penentuan usia menggunakan metode ilmiah terkini memberikan hasil yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Peran Penting dalam Ilmu Pengetahuan dan Pariwisata

Penemuan luar biasa ini tidak lepas dari kerja sama intensif antara tim peneliti Indonesia dengan rekan-rekan mereka dari Australia. Melalui metode-metode ilmiah terkini, para ahli berhasil menentukan usia lukisan dengan presisi tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa seni rupa manusia telah ada jauh lebih awal dari yang sebelumnya diperkirakan, membuka babak baru dalam pemahaman kita tentang perkembangan peradaban manusia purba. Data yang diperoleh dari penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman kita tentang migrasi manusia dan perkembangan budaya di Asia Tenggara.

Fadli Zon menegaskan bahwa temuan ini memiliki nilai strategis bagi Indonesia. Sebagai negara dengan kekayaan budaya yang sangat beragam, Indonesia kini memiliki bukti fisik yang membuktikan keberadaan aktivitas seni manusia di wilayah ini sejak masa prasejarah yang sangat jauh. Lukisan-lukisan tersebut bukan sekadar gambar-gambar kuno, melainkan jendela menuju kehidupan masyarakat purba yang pernah menghuni kawasan tersebut. Nilai ini akan terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya penelitian yang dilakukan di masa depan.

Upaya Pelestarian untuk Generasi Mendatang

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa pelestarian Goa Liangkobori merupakan prioritas nasional. Lukisan-lukisan yang berada di dalam goa tersebut rentan terhadap berbagai ancaman, baik dari faktor alam maupun aktivitas manusia. Oleh karena itu, diperlukan upaya komprehensif untuk menjaga keutuhan situs ini agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang. Upaya pelestarian ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pembangunan infrastruktur pendukung, peningkatan kapasitas tenaga ahli lokal, hingga pengembangan program edukasi bagi masyarakat sekitar.

Masyarakat dan seluruh kalangan diminta untuk menjaga cagar budaya berupa lukisan yang berada di Desa Liangkobori, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Dengan demikian, Goa Liangkobori tidak hanya menjadi situs arkeologi, tetapi juga pusat pembelajaran dan penelitian yang dapat memberikan manfaat ekonomi melalui sektor pariwisata budaya. Dari sisi pariwisata, situs ini berpotensi menjadi destinasi wisata budaya kelas dunia. Dengan promosi yang tepat, Goa Liangkobori dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara yang tertarik untuk melihat langsung lukisan tertua di dunia. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal Kabupaten Muna dan Provinsi Sulawesi Tenggara secara keseluruhan.

Sebagai penutup, Fadli Zon mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menjaga warisan budaya yang sangat berharga ini. Lukisan-lukisan di Goa Liangkobori merupakan bukti nyata kekayaan budaya Indonesia yang harus dilestarikan dengan penuh tanggung jawab. Melalui upaya kolektif, kita dapat memastikan bahwa generasi mendatang tetap dapat menikmati dan mempelajari keindahan serta makna dari lukisan-lukisan purba ini.

Leave a Comment